Berita Tanahlaut

Jaksa Serahkan Berkas Lima Tersangka Kasus Netralitas ASN ke PN Pelaihari

Kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke meja hijau Pengadilan Negeri Pelaihari, Rabu (23/5/2018).

Jaksa Serahkan Berkas Lima Tersangka Kasus Netralitas ASN ke PN Pelaihari
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Humas Pengadilan Negeri Pelaihari, Boedi Haryantho 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Tim jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut melimpahkan kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke meja hijau Pengadilan Negeri Pelaihari, Rabu (23/5/2018).

Humas Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Stirman Eka Priya Samudera dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, membenarkan bahwa berkas perkara penyelidikan polisi sudah dinyatakan P21 atau lengkap.

"Lima tersangka dan barang bukti sudah diterima jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut sehari sebelumnya. Cuma identitas para tersangkanya hanya jaksa penuntut yang lebih mengetahui," katanya.

Jaksa penuntut umum, Pipit Susriana dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, di Pengadilan Negeri Pelaihari, membenarkan diamanahi menyerahkan berkas perkara dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut periode 2018-2023.

Baca: Video Firman Bikin Hasil Piala Thomas 2018 Indonesia vs Korea Selatan 3-2 dan Juara Grup B

"Mohon ditanyakan langsung dengan Humas Pengadilan Negeri Pelaihari. Berkasnya sudah diserahkan. Saya menunggu salinan oenetapan jadwal sidang. Memang saya yang dititipkan untuk menyerahkan berkas perkaranya," ujar Pipit Susriana.

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari, Boedi Haryantho dikonfirmasi membenatkan bahwa berkas perkara tindak pidana pemilu sudah diterima dan didaftarkan di Pengadilan Negeri Pelaihari.

Boedi Haryantho menyebut, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari sudah pula menetapkan anggota majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut, berikut jadwal persidangannya.

"Sebenarnya ini sidang biasa saja. Menjadi luar biasa karena suasana Pilkada saja," ujar Boedi Haryantho.

Baca: Hasil Piala Thomas 2018 - Firman Pahlawan di Partai Pamungkas, Indonesia vs Korea Selatan 3-2

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, majelis hakim yang akan mengadili perkara dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam Pilkada, diketuai Boedi Haryantho dan dua hakim anggota, Leo Mampe Hasugian dan Andika Bimantoro.

Sebelumnya, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, DR Mohammad Amrullah MH, menjelaskan majelis hakim yang ditunjuk memeriksa perkara netralitas ASN adalah hakim yang jujur dan adil serta ahli dalam memeriksa perkara pidana pemilu.

"Majelis hakim bukan orang Tanahlaut dan punya pengetahuan khusus terkait perkara pidana pemilu. Saya jamin, majelis hakim akam memeriksa secara adil," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help