Yayasan Adaro Bangun Negeri

Begini Kiat YABN Wujudkan Remaja yang Kreatif Terbebas dari Pengaruh Narkoba

Narkoba telah menjadi ancaman nomor satu paling berbahaya bagi bangsa Indonesia terutama generasi muda.

Begini Kiat YABN Wujudkan Remaja yang Kreatif Terbebas dari Pengaruh Narkoba
via BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
(Foto: Istimewa/YABN) Sejumlah project menggunakan metode yang menyenangkan untuk mengajak remaja menjauhi narkoba. 

“Kami ingin hal-hal yang bersifat edukatif, penyebaran informasi dan perubahan mindset dapat dimulai dari remaja sendiri, karena remaja hari ini adalah remaja milenial yang akan lebih mudah bila belajar satu sama lain seusianya," ungkap Zuraida Murdia Hamdie, Manager Program CSR Adaro Energy.

Lebih lanjut Zuraida mengungkapkan, dengan program ini peserta diharapkan bisa menjadi pemimpin dalam komunitasnya dan memberi pencerahan dan edukasi betapa bahayanya narkoba.

Selain itu program ini berupaya untuk mengembangkan skill abad 21 dalam berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi dan komunikasi, untuk pemecahan masalah.

"Sehingga remaja-remaja kita siap menghadapi tantangan dimasa depan," ucapnya.

Sebanyak 56 ide kreatif dalam bentuk proposal project dikirimkan oleh sejumlah sekolah yang berasal dari kabupaten Tabalong, Balangan dan Barito Timur untuk dilombakan.

Dari seluruh proposal project terpilih 25 finalis lolos seleksi dan mempresentasikan project anti narkobanya.

Di depan dewan juri pada (3-4/5/2018), masing-masing peserta menyampaikan keunggulan programnya dengan beragam metode, mulai dari senam yel-yel, hingga teatrikal puisi ditampilkan sebagai keunggulan project yang akan dijalankan disekolah masing-masing.

“Ide-ide dan project yang ditampilkan bagus-bagus dan memiliki sasaran yang beragam, sehingga pasti akan menarik untuk ditayangkan dan diaplikasikan disekolah, metode yang digunakan juga menyenangkan bagi audien tentang bahaya narkoba di sekitarnya, sehingga murid-murid tidak akan bosan mengikutinya," ungkap Rakhmadiansyah salah satu juri perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan .

Sejak tahun 2014 setidaknya sudah ada ribuan pelajar yang penerima manfaat dari pelaksanaan program, dengan harapan akan terbentuk kelompok peer educator yang mampu memotivasi dan mengkampanyekan bahaya narkoba dan HIV AIDS ke remaja usia sekolah di sejumlah wilayah di kabupaten Tabalong, Balangan dan Barito Timur. (BANJARMASINPOST.co.id/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help