Mahasiswi Cantik Ini Berharap Generasi Muda Lebih Mengenali Budaya Sendiri

Tak dipungkiri saat ini budaya luar serta kesenian asing masuk ke Indonesia dan ini terlihat dari banyaknya budaya luar yang saat ini masuk dan

Mahasiswi Cantik Ini Berharap Generasi Muda Lebih Mengenali Budaya Sendiri
BANJARMASINPOST.co.id/irfani rahman
Siti Maimunah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak dipungkiri saat ini budaya luar serta kesenian asing masuk ke Indonesia dan ini terlihat dari banyaknya budaya luar yang saat ini masuk dan 'dinikmati' pleh para generasi muda ini.

Hal ini pun bagaikan dua sisi, yang mana satu sisi hal ini mempunyai segi positif dimana kita bisa mengambil hal -hal yang baik dan meninggalkan sisi yang kurang baik.

Gadis muda Banua, Siti Maimunah, tak menampik masuknya budaya asing dan kesenian asing.

Bahkan ia mengutip istilah, "gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di seberang lautan dipuja."

Baca: Jadwal Live TVRI Perempat Final Piala Thomas dan Piala Uber 2018 : Marcus/Kevin vs Malaysia

Baca: Live Streaming TVRI Uber Cup 2018 Perempatfinal Indonesia vs Thailand Jam 14.00, Ini Keyakinan Susi

Siti Maimunah menilai, istilah itu sebagai gambaran derasnya terpaan budaya dan kesenian asing masuk Indonesia.

"Hal itu membuat generasi lebih mengenal budaya western, K-pop, Bollywood," katanya.

Sementara, katanya lagi, kesenian tradisional daerah kita sendiri seperti mamanda, balamut, tantayungan, mantra, damarulan dll, kurang mereka kenal.

"Kita tidak bisa hanya jadi penonton yang menonton para orang tua menampilkan kesenian tradisional lalu membiarkannya mati seiring hilangnya masa generasi tua tersebut," katanya.

"Kesenian tradisional akan punah tergerus waktu jika tidak ada regenerasi," lanjut gadis kelahiran 20 Januari 1997 yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum ULM.

Ditambahkan gadis yang aktif di berbagai organisasi seperti Anggota Teater Banjarmasin, Forum Apresiasi Seni dll ini bahwa generasi milenial yang saat ini berkompetisi dengan dunia global harusnya mampu belajar dan menonjolkan kearifan lokal.

Halaman
12
Penulis: Irfani Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved