Berita Banjarmasin

Ibnu Sina: 'Jangan Sampai Seorang Sekda tak Paham Birokrasi'

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menilai Ombudsman Kalsel hanya mempersoalkan SK penoankatifkan sementara Sekdako Banjarmasin

Ibnu Sina: 'Jangan Sampai Seorang Sekda tak Paham Birokrasi'
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menilai Ombudsman Kalsel hanya mempersoalkan SK penoankatifkan sementara Sekdako Banjarmasin, Hamli Kursani dengan tuduhan pelanggaran interdipliner.

Padahal, dalam poin terakhir surat dari Ombudsman ada keterangan jika akan memberhentikan sekda diharapkan sesuai dengan peraturan pemerintah (PP).

"Kalau rekomendasi Komisi ASN, malah memahami dan silakan diambil tindakan untuk sekda," kata Ibnu Sina, Kamis (24/5).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya belum bicara soal substansi yang dipermasalahkan.

Baca: Dahsyatnya Ganjaran Pahala Membukakan Puasa Orang Lain, Begini Balasan yang Bakal Didapat

Selama ini, orang bicara soal prosedur.

Tiba-tiba ada tawaran islah dan bermaafan dengan sekda.

Namun banyak tak paham soal substansi masalah dari penonkatifkan sementara sekda ini.

"Kenapa saya mengeluarkan SK penonkatifan sementara sekda itu. Tentu ada latar belakangnya. Ini yang tidak dipahami," tandasnya.

Dipaparkannya, proses penonaktifan sementara Sekda Hamli Kursani ini memerlukan lebih dari satu tahun.

Baca: Sempat Berjaya di Era Batu Bara, Penumpangnya Karyawan Perusahaan Tambang

Pihaknya telah melakukan konsultasi dengan Komisi ASN di Jakarta, telah dilakukan selama enam bulan.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help