Mahasiswa Banjarmasin Ini Dulang Uang dari Profesinya Sebagai Perias

Saat senggang di sela kesibukannya di kampus, Azizatur Ridha gemar nonton tayangan tutorial make up di YouTube.

Mahasiswa Banjarmasin Ini Dulang Uang dari Profesinya Sebagai Perias
istimewa
Azizatur Ridha 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Memiliki usaha sesuai bakat dan hobi memang teramat menyenangkan. Soalnya, pekerjaan bisa dilakoni dan dituntaskan secara enjoy dan terasa ringan karena semuanya melegakan hati.

Itulah yang kini dijalani Azizatur Ridha. Meski masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Banjarmasin, tapi ia telah mampu mandiri berkat usaha kreatifnya menjadi seorang fashion stylist atau make-up artist (MUA).

Tidak disangka, pekerjaan itu menjadi sumber penghasilan menggiurkan. Pundi-pundi rupiah pun ia genggam. Hobinya itu kini benar-benar menjelma menjadi bisnis jasa yang prospektif.

Diawali ketertarikannya mendandani diri dan orang lain, perempuan kelahiran 30 April 1997 ini mempelajari cara merias yang lebih baik secara autodidak. Saat senggang di sela kesibukannya di kampus, ia gemar nonton tayangan tutorial make up di YouTube.

Teknik merias yang ada diamati lalu Aziza tergerak mempraktikkannya. "Sudah lama saya tertarik jadi MUA, karena memang hobi merias. Belajar merias cuma autodidak dan nonton di YouTube," ucap Aziza begitu Azizatur Ridha akrab disapa.

Sejak itu, Aziza mulai mencoba mengeksplorasi berbagai macam riasan wajahnya. Perlahan namun pasti dirinya tertarik untuk mendandani teman-temannya. Kemudian ia mempedalam kemampuan pada MUA profesional.

Soal merias, Aziza tidak sembarangan. Lebih dulu dirinya mengenali jenis wajah orang. Adakalanya wajah seseorang susah dirias dan sebaliknya. Ada juga saat dirias tak bisa diam dan sebaliknya. Semuanya memerlukan penanganan tersendiri.

Pelanggan Aziza saat ini umumnya anak sekolah yang akan menjalani prosesi acara perpisahan. Selain itu yakni kaum hawa yang hendak bepergian ke pesta perkawinan atau acara tertentu.

Profesi sebagai make up artist membuatnya lebih banyak memiliki waktu bersama teman dan keluarga. Tidak semua waktu tersita oleh pekerjaan. "Saya juga bisa sambil kuliah sembari tetap menekuni profesi ini. Jadi, profesi ini memang sangat menyenangkan," tandasnya.

Selengkapnya baca di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (27/05/2018).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help