Berita Banjarbaru

VIDEO: Penampakan Rumah Megah di Tengah Kebun Karet, Ada Tembok Tinggi Dihias Relief Nyai Roro Kidul

Bangunan megah nan indah terletak jauh dari keramaian, dikelilingi hamparan semak belukar dan hutan karet.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bangunan megah nan indah terletak jauh dari keramaian, dikelilingi hamparan semak belukar dan hutan karet.

Letak bangunan lumayan terpencil, membuat rumah itu seolah misterius bagi sebagian orang. Apalagi yang jarang-jarang melewati dan melihat.

Bangunan itu dekat pertigaan jalan menuju Beruntung jaya, Sei Tiung, Cempaka. Persisnya di jalan Transpol, Sei Tiung. " Bangunan didepan itu memiliki 75 kamar," ucap pemilik H Suparman.

Baca: Prediksi Final Liga Champions 2018 Real Madrid vs Liverpool : Full Team!

Baca: Hari Ini Jadwal Pengumuman UN SMP 2018, Begini Cara Melihat Hasil UN SMP dan UN MTs 2018 Via Online

Ada garasi bergaya klasik Eropa, ada beberapa mobil terparkir. Setelah itu baru tampak rumah sang pemilik yang juga tak kalah megah dengan arsitektur cantik.

"Tembok itu tingginya 7,25 meter dan panjang 32 meter," ucap pemilik H Suparman kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id.

Tidak hanya ada satu. Ada tiga tembok serupa berdiri kokoh. Dua diantaranya sudah dilukis indah, satu tembok masih dalam proses pembuatan lukisan.

Lukisan Relief pada tembok sepanjang 32 meter itu dominan menyuguhkan aktivitas kanjeng ratu Nyai Roro Kidul. Ratu pantai selatan ini terlukis indah berupa relief, tembok yang satu menghadap halaman antara rumah pemilik dengan bangunan 75 kamar.

Tembok itu bergambar Nyai Roro Kidul sedang naik kereta kuda. Persis diseberangnya lukisan Relief baru setengah jadi, lukisan Relief Nyai Roro Kidul yang muncul dari dasar lautan samudera.

Sementara tembok lainnya terlukis indah kehidupan Jaka Tarub. " Sudah tiga, nanti rencana enam blok lagi tembok serupa yang akan dibangun, pelan-pelan saja. Pondasi harus kuat, harus ada siku-siku agar kuat dari angin kencang," kata H Suparman.

Tahukah anda ? Untuk satu lukisan relief pada bangunan tembok sepanjang 30 meter itu habiskan waktu begitu panjang.

" Satu lukisan relief satu tahun empat bulan. Saya rancang. Satu blok tembok memang melibatkan antara 20-30 orang. Tapi pelukisnya hanya satu orang saja ," ucap H Suparman pemilik rumah.

Seorang pelukis relief yang dimaksud itu adalah Bambang Subiyanto. Seorang seniman asal Banyuwangi.

"Rahasia bisa melukis di bidang seluas ini seraksasa ini adalah menaklukkan psikis kita sendirinya kalau melihat luasnya dan rumitnya lukisan pasti akan pusing sendiri, tapi jalani sedikit demi sedikit , dinikmati ya akan selesai juga," katanya.

Sosok Ayah yang selalu mengajarkan agar tidak mengeluh. " Saya suka Basuki Abdullah karena dia sempurna bikin manusia selaim Raden Saleh. Lukisan tembok ketiga akan selesai habis Hari raya , ya memang tokoh utama karya seni yang ada ada Nyai Roro Kidul, " kata dia.(Banjarmasinpost.co.id /Nia Kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved