Ngeri, India Diserang Virus Mematikan, Obatnya Belum Ditemukan

Virus langka bernama Nipah ini dianggap sebagai virus yang berbahaya karena belum ada obat maupun vaksin yang bisa digunakan

Ngeri, India Diserang Virus Mematikan, Obatnya Belum Ditemukan
Peter Hooper/CSIRO/Wikimedia
Virus Nipah yang ditemukan pada paru-paru babi di Malaysia 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Serangan virus mematikan kembali mengancam kita.

Virus langka bernama Nipah ini dianggap sebagai virus yang berbahaya karena belum ada obat maupun vaksin yang bisa digunakan sebagai pencegahan.

Bukan hanya itu, rata-rata tingkat kematian pada korban akibat terinfeksi Nipah bisa dibilang tinggi, mencapai 75 persen.

Statistik ini menunjukkan bahwa Nipah berpotensi menjadi pandemi mematikan.

Itu sebabnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukan Nipah dalam daftar prioritas penelitian penyakit yang mendesak dilakukan, selain penyakit seperti Ebola dan SARS.

Baca: Kabar Terbaru Kalina Ocktaranny, Sempat Masuk Rimah Sakit, Tapi Begini Penampilannya Sekarang

Kini, Nipah diketahui menyerang kota Kerala, India selatan. Sembilan orang dilaporkan telah meninggal, 3 orang diantaranya positif terkena virus Nipah, sementara 6 orang lainnya masih diuji.

Lalu, 25 korban lain yang diduga terinfeksi virus sedang dirawat di rumah sakit.

Setiap Hari Penyebaran Virus-virus ini sendiri diketahui ditularkan melalui kelelawar buah ke spesies lain, termasuk di antaranya adalah manusia.

Nipah pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998.

Baca: Vanesha Prescilla Nampak Segar, Lihat Potongan Rambut Barunya, Tambah Cantik!

Saat itu, ada sekitar 265 orang terinfeksi dengan penyakit aneh yang menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak setelah bersentuhan dengan babi atau orang sakit.

Halaman
123
Tags
Virus
India
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help