Ngeri, India Diserang Virus Mematikan, Obatnya Belum Ditemukan

Virus langka bernama Nipah ini dianggap sebagai virus yang berbahaya karena belum ada obat maupun vaksin yang bisa digunakan

Ngeri, India Diserang Virus Mematikan, Obatnya Belum Ditemukan
Peter Hooper/CSIRO/Wikimedia
Virus Nipah yang ditemukan pada paru-paru babi di Malaysia 

Ketika infeksi menular dari babi ke manusia, pihak berwenang membunuh lebih dari satu juta babi untuk mencoba menghentikan penyebaran penyakit.

Namun terlambat, serangan wabah itu membuat 105 orang meninggal.
Sejak kejadian itu, sejumlah kejadian wabah lebih kecil ditemukan di India dan Bangladesh yang memakan korban hingga 211 orang.

Peneliti segera mengidentifikasi beberapa spesies kelelawar buah sebagai inang alami dari virus.

Baca: Sedihnya, 8 Fakta Alif Hidayat, Bocah yang Hanya Makan Nasi dan Garam Ketika Sahur

Dalam beberapa kasus, manusia terinfeksi setelah minum nira dari pohon kurma yang mungkin telah terkontaminasi oleh kelelawar.

Begitu juga pada 3 pasien meninggal di India. Laporan BBC menyebut jika ditemukan mangga yang telah digigit kelelawar di ketiga rumah pasen yang meninggal tersebut.

Kontak dengan hewan atau orang sakit juga dapat membantu penyebaran virus.

Salah seorang korban meninggal juga diketahui merupakan perawat.
Sebuah studi tentang transmisi virus Nipah mengungkapkan jika air liur pasien yang terinfeksi cenderung menyebarkan infeksi.

Gejala Infeksi Virus Nipah

Banyak pasien awalnya mengalami demam dan sakit kepala, diikuti oleh rasa kantuk dan kebingungan.

Beberapa pasien juga menunjukkan gejala seperti flu ketika terinfeksi.

Halaman
123
Tags
Virus
India
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved