Berita Nasional

Ini Tuntunan Sholat Tahajjud dan Witir Khusus di Bulan Ramadhan Menurut Ustad Abdul Somad

Umat Islam di malam hari melaksanakan salat sunah tarawih dan witir sekaligus, namun ada juga melaksanakan witir tengah malam

Ini Tuntunan Sholat Tahajjud dan Witir Khusus di Bulan Ramadhan Menurut Ustad Abdul Somad
Capture/Youtube
Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bulan puasa Ramadhan identik dengan ibadah khusus berupa salat tarawih dan witir.

Biasanya, umat Islam di malam hari melaksanakan salat sunah tarawih dan witir sekaligus, namun ada juga yang melaksanakan witir tengah malam usai salat tahajjud.

Pertanyaannya adalah, bolehkah salat tahajjud tengah malam padahal sudah salat witir, sementara di sisi lain ada hadis Nabi Muhammad yang mengatakan usai salat witir tak boleh lagi salat sunah?

Ustad Abdul Somad menjelaskan berdasarkan dalil dari Mufti Arab Saudi, Syekh Abdul Aziz Ibnu Basir bahwa dibolehkan salat tahajjud usai salat witir.

Baca: Jadwal Imsak & Buka Puasa Hari Ini 12 Ramadhan, Senin 28 Mei 2018 Jakarta, Bandung, Surabaya Lainnya

“Misalnya, kita salat tarawih lalu witir, setelah itu pulang ke rumah, tidur, tengah malamnya bangun mau salat tahajjud, boleh. Ujar Syekh Abdul Aziz Ibnu Basir, jika memang dimudahkan Allah untuk bangun tengah malam melaksanakan tahajjud, maka salat saja, tapi dengan syarat usai tahajjud tak boleh lagi salat witir,” terangnya.

Sebab, witir berarti ganjil.

Jika dua kali salat witir berarti tak lagi ganjil rakaatnya.

“Salat witir tiga rakaat, terus salat witir lagi tiga rakaat. Tiga tambah tiga jadi enam, genap jadinya. Itu bukan witir lagi,” sebutnya.

Apa dalilnya tak boleh salat witir dua kali dalam semalam?

Baca: Gaya Terbang Joki Bamboo Rafting Di Loksado Bikin Penumpang Percaya

Itu disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad diriwayatkan oleh Tirmizi, Sunan Abu Daud dan Nasa’i.

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help