Berita Tanahbumbu

Maryam Menangis Lihat Hartanya Ludes Terbakar, Hanya Sepeda Motor Selamat

Saat peristiwa kebakaran terjadi, Maryam berada di Pasar Tapandang Berseri bersama puterinya.

Maryam Menangis Lihat Hartanya Ludes Terbakar, Hanya Sepeda Motor Selamat
mukhtar wahid
Warga menonton puing sisa kebakaran yang terjadi di Jalan Pintu Air RT 24 RW 7 Kelurahan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Senin (28/5/2018) petang. 

BANJARMASONPOST.CO.ID, PELAIHARI- Maryam (40) hanya menangis melihat harta bendanya ludes dilalap si jago merah yang menghancurkan rumah yang ditinggalinya bersama dua anaknya.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, Maryam berada di Pasar Tapandang Berseri bersama puterinya. Di rumah hanya putra bungsunya, Haikal (14) yang langsung bangun karena merasa panas di kamarnya.

"Saya saat kebakaran itu masih tertidur. Saya bangun saat hawa panas sangat terasa dalam kamar. Saya hanya selamatkan sepeda motor ini," sesalnya.

Baca: LIVE STREAMING Timnas U-19 Indonesia vs Persis Solo Malam Ini - Link Live Streaming Mycujoo.tv

Maryam dan keluarga sementara ini ditampung kerabatnya, Mama Yayan di Jalan Bramban, Kelurahan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut. Mama Yayan adik sepupu Maryam.

Baca: Tidak Live TV! LINK LIVE STREAMING Timnas U-19 Indonesia vs Persis Solo via Streaming Mycujoo.tv

"Beberapa hari ini saya selalu marah dengan anak-anak di rumah. Begitu mendengar kebakaran di Jalan Pintu Air saya bergegas karena sepupu saya tinggal di sana. Ternyata benar firasat saya. Tidak ada harga benda yang selamat," katanya mencoba membujuk Maryam agar tidak terlalu bersedih.

Baca: LIVE STREAMING Persela vs PS Tira Liga 1 2018 - Link Live Streaming O Channel Vidio.com

Peristiwa kebakaran di Jalan Pintu Air RT 24 RW 7 Kelurahan Pelaihari itu, menggegerkan warga setempat karena terjadi satu jam menjelang waktu berbuka puasa.

Kondisi permukiman dan perumahan bedakan atau sewaan yang rapat membuat mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki suplai air terhambat masuk titik kebakaran.

Itu diperparah akses jalan hanya cukup satu mobil atau lebar jalan aspal sekitar 2,5 meter. Warga sekitar hanya sebagian yang mencoba memadamkan api dengan air seadanya.

Selebihnya tetangga korban justru berkemas harta benda karena mengira api berkobar hebat merambah rumah lainnya. Beruntung, regu pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan swasta berjibaku memadamkan kobaran api.

Kapolsek Pelaihari, AKP Shofiyah dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, menjelaskan dalam musibah itu tidak terdapat korban jiwa. Para korban hanya mengalami kerugian harta benda yang ditaksir sekitar Rp 200 juta.

"Sementara ini baru satu kepala keluarga yang terdampak," katanya.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, selain keluarga Maryam dengan dua anaknya. Yusuf alias Abah Ina juga terdampak kebakaran. Diduga api berkobar hebat akibat korsleting listrik. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help