Anjuran Tak Tidur Setelah Sahur

Tidur Setelah Makan Sahur atau Subuh, Bangun Pagi Kepala Terasa Sakit, Ada Apa?

Dia yang mengaku sering tidur selesai sahur merasakan sering sakit kepala atau pusing dan lemas saat bangun.

Tidur Setelah Makan Sahur atau Subuh, Bangun Pagi Kepala Terasa Sakit, Ada Apa?
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Usai menyantap sahur di Bulan Ramadhan atau salat subuh, banyak masyarakat langsung meneruskan tidur karena alasan mengantuk. Tak jarang, kepala sakit pun bisa dirasakan saat bangun pagi atau siang.

Hal ini sering dirasakan warga yang tidur usai menyantap sahur. Sari misalnya, dia yang mengaku sering tidur selesai sahur merasakan sering sakit kepala atau pusing dan lemas saat bangun.

"Namanya ngantuk ya tidak bisa ditahan juga. Karena bagaimana pun menguap akan berkali-kali dirasakan. Makanya lebih baik tidur saja," katanya.

Banyak masyarakat yang memilih langsung tidur usai sahur. Alasan utamanya karena masih mengantuk sehingga memilih untuk tidur kembali usai menyantap makanan sahurnya.

Baca: Klasemen & Jadwal Siaran Langsung (Live Indosiar) Persebaya vs Persipura Liga 1 Pekan 11 Malam Ini

Padahal, Islam mengajarkan tentang anjuran untuk tidak tidur usai sahur atau sesudah salat subuh. Pasalnya tidak baik untuk kesehatan bagi tubuh manusia.

Hanya saja, saat bangun pagi, tubuhnya terasa lemah dan pusing saat pertama kali bangun. Dia pun pernah mendengar larangan tidur usai sahur atau salat subuh karena juga berdampak pada kesehatan tubuh. (Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved