Pemilihan Rektor ULM

Pemilihan Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi Paparkan 2019 ULM akan Terakreditasi A dan Menjadi BLU

Tengah menjabat sebagai rektor periode 2014-2018, kini Prof Sutarto Hadi kembali mencalonkan diri.

Pemilihan Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi Paparkan 2019 ULM akan Terakreditasi A dan Menjadi BLU
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Prof Sutarto saat menyampaikan visi misi dan program kerja bakal calon rektor 2018-2022 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tengah menjabat sebagai rektor periode 2014-2018, kini Prof Sutarto Hadi kembali mencalonkan diri. Ia bahkan masuk dalam daftar empat bakal calon rektor yang akan bersaing kepenyaringan calon rektor Rabu (30/5/2018) sore.

Sebelum penyaringan dilakukan, panitia pemilihan rektor ULM mengadakan rapat senat terbuka pada pagi harinya. Dalam kegiatan tersebut, Prof Sutarto Hadi memaparkan visi misi dirinya untuk ULM ke depan. Acuannya ialah visi misi ULM yang telah ada, yakni menjadikan ULM sebagai universitas terkemuka.

Bahkan ketika ia terpilih kembali, Prof Sutarto mengatakan 2019 nanti akreditasi kampus akan menjadi A dan berstatus Balai Layanan Umum.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live Indosiar) Barito Putera vs Persija Jakarta Malam Ini

Ia pun sudah memprediskikan BLU. Nantinya ada penerimaan dari akademik dan nonakademik. Ketika BLU, diperkirakan income sudah menembus angka Rp 300 miliar dari posisi sekarang Rp 200 miliar.

"Jadi sebenarnya ketika income ULM Rp 200 miliar,  sudah bisa menjadi BLU,  sekarang sedang melakukan pengurusan dokumen," jelasnya pada acara penyampaian visi misi dan program kerja bakal calon rektor ULM 2018-2022.

Selain itu, ia mengatakan ada beberapa hal yang diperhatikan. Yakni penyesuaian pembelajaran yang lebih inovatif.  Kemudian peningkatan kurikulum dan akan menjadi prioritas. Terutama adanya kurikulum yang selalu berkaitan dengan internet dan dimasukan pada kurikulum yang sudah ada.

"Pada Oktober ini 12 gedung baru akan diresmikan dan dilengkapi perlengkapan canggih," ungkapnya terkait program kemajuan ULM nanti.

Baca: Dewi Perssik Menangis di Pelukan Angga Wijaya Dipertemukan di Brownis, Perempuan Maunya Dipeluk

Ia juga mengatakan perlu adanya terobosan inovasi untuk meningakatkan produk tekhnologi dan start up. Terlebih ia ingin mendorong mahasiswa agar bisa menjadi pengsuaha mandiri.

"Your dream is my dream. dan inilah yang coba saya capai di 2018-2022," ungkapnya.

Tentunya, tak lepas dari bakal calon lain, ada pula sesi tanya jawab dengan peserta. Pertanyaan tersebut di antaranya tentang UKT dan cara Prof Sutarto menerapkan sistem pembelajaran di era digital ke depan.

Lantas ia menjelaskan dan nampak berhasil memuaskan penanya. Apalagi terkait UKT, ia mengatakan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan kemampuan pembayaran. Kemudian dibuatkan SK.

Baca: Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan Maut di Km 64 Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar

Ia juga tidak ingin ada mahasiswa yang berhenti karena tekendala biaya. Selain itu juga mendorong mahasiswa agar tidak berleha-leha dalam mengejar kelulusan.

Sementara terkait program nyata revolusi industri,  ia menerangkan semua itu sudah berlangsung. Tentunya terlihat pada perubahan ULM. Dimana hal itu terjadi bukan hanya karena rektor melainkan adanya tim work.

Pascaberkahir moment tanya jawab. Tepuk tangan pum terdengar dan Prof Sutaro kembali ke tempat duduknya pada ruangan rekotrat itu.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved