Berita Banjarmasin

Rombong Jukung Sasirangan Bawah Jembatan Banua Anyar Segera Buka, Catat Tanggalnya

uka bepergian ke tempat baru? Suka nongkrong bersama teman? Tak ada salahnya coba tempat nongkrong baru ini.

Rombong Jukung Sasirangan Bawah Jembatan Banua Anyar Segera Buka, Catat Tanggalnya
banjarmasinpost.co.id/eka pratiwi
Warung Jukung di bawah Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Timur sudah hampir rampung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Suka bepergian ke tempat baru? Suka nongkrong bersama teman? Tak ada salahnya coba tempat nongkrong baru ini.

Rombong Jukung Sasirangan Bawah Jembatan Banua Anyar bakal dibuka pada (2/6/2018) nanti. Rombong Jukung Sasirangan  digadang-gadang menjadi tempat nongkrong favorit bagi anak muda.

Berdiri tepat di bawah Jembatan Benua Anyar, tempat nongkrong dengan konsep rombong jukung. Romong jukung rencananya menjadi tempat nonton bareng Piala Dunia Rusia padaJuni mendatang.

Kasi Penataan Lingkungan Wisata Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, Rahmi, mengatakan rombong jukung mewadahi pedangang yang ada di sana.

Baca: Nikita Mirzani Pilih Pisah dengan Dipo Latief? Ada Dua Buah Hati yang Butuh Belajar Dari Aku

“Nanti ada jualan kue dan makanan,. Yang mengelola Pokdarwis Ceria. Khusus Ramadhan bukanya malam. Nanti bakal  dibuka Wali Kota Ibnu Sina,” katanya. 

Seperti pemberitaan sebelumnya, Rombong jukung dihiasi motif sasirangan.

Warung Jukung di bawah Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Timur sudah hampir rampung
Warung Jukung di bawah Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Timur sudah hampir rampung (banjarmasinpost.co.id/eka pratiwi)

Tiang penyangga dan pondasi Jembatan Banua Anyar dimanfaatkan sebagai bangunan utama warung jukung. Jukung dibangun tepat melintang di pondasi jembatan. Jukung ini dihias berbagai ornamen.

Badan jukung digunakan sebagai meja. Di atasnya diberi atap rumbia. Tak kalah menarik, warung jukung juga diberi hiasan warna-warni khas sasirangan.

Baca: Geger Sosok Mirip Soeharto di KRL, Tutut Soeharto : Bapak Kami Melarang Dendam

Motifnya beragam ada gigi haruan, gegatas, dan daun keombakan. Warnanya terdiri dari merah, hijau, kuning, hitam, biru, putih, oranya, dan unggu.

Mejanya pun sudah diberi cat. Dari pantauan Banjarmasin Post di sana sudah tersusun enam meja konsep kursi lesehan sudah disusun. Termasuk dua meja dan empat kursi di tepi sungai.

Yang tak kalah unik, tempat ini disediakan untuk lesehan. Mungkin kalau konsep warung lesehan sudah biasa. Tapi yang ini bakal membuat kalian terheran. Mengapa? Duduk di sana bakal ada sensasi tersendiri.

Rombong Jukung Sasirangan di bawah Jembatan Banua Anyar Banjarmasin Timur
Rombong Jukung Sasirangan di bawah Jembatan Banua Anyar Banjarmasin Timur (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Pondasi tempat lesehan dari tiang pancang jembatan yang sudah tak terpakai lagi. Bentuknya mirip panggung tapi diperuntukkan lesehan. Tiang pancang itu merupakan sisa pembangunan jembatan beberapa tahun silam. 

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23 Malam Ini Live RCTI

Totalnya ada 14 tiang pancang yang digunakan sebagai pondasi lesehan. Panjangnya bervariasi, paling panjang berukuran delapan meter. 

Tiang pancang ini juga dihias dengan motif sasirangan. Ada juga dua jembatan mini yang menghubungkan antara jalan ke warung jukung. Pembukaan warung ini ditarget sebelum piala dunia dimulai. Rencananya, akan ada nonton bareng di sana. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved