WNI Dilarang Masuk Yerusalem

Menduga Pelarangan Hanya Sementara, Syauqi Tetap Godok Paket Wisata ke Masjidil Aqsa

Nur Ramadhan Wisata, agen perjalanan Ibadah Umrah dan wisata di Kalsel lainnya, menyayangkan sikap Pemerintah Israel

Menduga Pelarangan Hanya Sementara, Syauqi Tetap Godok Paket Wisata ke Masjidil Aqsa
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nur Ramadhan Wisata, agen perjalanan Ibadah Umrah dan wisata di Kalsel lainnya, menyayangkan sikap Pemerintah Israel yang akan melarang WNI masuk ke Yerusalem.

Syauqie Mubarak, pemimpin Cabang Nur Ramadhan Banjarmasin, menilai pelarangan itu sebenarnya merugikan kedua belah pihak.

Di satu sisi masyarakat Indonesia yang banyak berziarah dan kunjungi Masjidil Aqsa tidak bisa lagi berkunjung ke situs penting bagi Agama dan sejarah Islam.

Baca: 1 Juni 2018 Lahirnya Pancasila, Pidato Amarah Soekarno Pada BPUPKI Kita Memerdekakan Hati Bangsa

Di sisi Israel, lanjut dia, juga akan alami kerugian atau penurunan pendapatan dari nilai wisata karena banyaknya jamaah WNI yang berkunjung ke Masjidil Aqsa setiap tahunnya.

Menurut Syauqi, ada ratusan WNI setiap tahun berangkat ke Masjidil Aqsa baik dalam paket perjalanan Umrah maupun wisata Islami.

Baca: Nuzulul Quran 2018, Membaca Al Quran Akan Hadirkan Malaikat di Rumah Serta Sinari Penduduk Langit

Nur Ramadhan Wisata saja setiap tahun memberangkatkan tiga hingga empat kali rombongan jamaah mengunjungi Masjidil Aqsa.

Bahkan baru satu minggu belakangan rombongan jamaah Nur Ramadhan Wisata selesai berkunjung ke Masjidil Aqsa.

Baca: Nuzulul Quran 2018, Ini Amalan Rasulullah SAW di Malam Nuzulul Quran

"Paket umrah plus Aqsa selanjutnya sebenarnya sudah kami rencanakan berangkat Nopember nanti," kata Syauqi.

Syauqi mengaku tetap akan terus menggodok paket tersebut walaupun ada pelarangan, karena ia menduga pelarangan tersebut hanya bersifat sementara.

"Tidak kami pasarkan dulu, tapi akan tetap digodok menunggu perkembangan," pungkasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved