WNI Dilarang Masuk Yerusalem

Pria Ini Punya Pengalaman Beribadah di Masjidil Aqsa, Begini Perasaannya

PERJALANAN religi ke Masjidil Aqsa pernah dilakukan Muhammad Ilyas, warga Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU.

Pria Ini Punya Pengalaman Beribadah di Masjidil Aqsa, Begini Perasaannya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PERJALANAN religi ke Masjidil Aqsa pernah dilakukan Muhammad Ilyas, warga Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU.

Pada 2016 lalu, dia bersama anggota keluarga dan rombongan dari Banjarmasin melaksanakan umrah lengkap dengan wisata ke Masjidil Aqsa.

Selama dua hari dia bersama rombongan berada di Baitul Maqdis.

Ziarah utama yang dilakukan mengunjungi Masjidil Aqsa dan Masjid Kubah Emas atau Qubah Ash Shakhra.

Baca: 1 Juni 2018 Lahirnya Pancasila, Pidato Amarah Soekarno Pada BPUPKI Kita Memerdekakan Hati Bangsa

Ilyas berujar, saat menuju Masjidil Aqsa perlu melewati lorong yang cukup jauh sekitar satu kilometer.

“Di setiap lorong dijaga oleh tentara Israel. Meski begitu tentara tidak menahan perjalanan dan membiarkan kami masuk ke Masjidil Aqsa, dan tetap beribadah serta melihat seluruh ruang masjid,” ungkapnya.

Meskipun di sekitar masjid dijaga, namun tidak mengurangi khusyu ibadah di salah satu tanah haram tersebut.

Ilyas sempat melakukan ibadah salat Ashar hingga Isya dan memperbanyak ibadah lainnya.

Baca: Nuzulul Quran 2018, Ini Waktu Terbaik Membaca Alquran, Ini Gambaran Rasulullah Bagi Pembaca Alquran

“Seusai salat Isya, kami kembali ke penginapan. Saat keesokan ingin salat Subuh berjemaah sempat dibatalkan karena lorong menuju masjid sangat gelap dan sepi karena tidak terdapat penerangan,” ungkapnya.

Disebutkan dia, bangunan asli Masjidil Aqsa berada di bawah tanah, yang kini menjadi perpustakaan.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved