Ramadhan Zaman Now

Ibu Hamil Ingin Tetap Menjalankan Ibadah Puasa? Simak Penjelasan Ahli Gizi Ini

Ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan, perlu diperhatikan adalah usia kehamilannya, karena sangat mempengaruhi

Ibu Hamil Ingin Tetap Menjalankan Ibadah Puasa? Simak Penjelasan Ahli Gizi Ini
Rissa Saputri 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan, perlu diperhatikan adalah usia kehamilannya, karena sangat mempengaruhi kebutuhan nutrisi janin.

Trimester awal kehamilan adalah masa paling rawan risiko kekurangan nutrisi, sekaligus sebagai masa paling banyak memerlukan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Rissa Saputri SGz, Nutrisionis RSUD dr H Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, menyatakan, umumnya trisemester awal masih menghadapi berbagai keluhan, seperti mual, muntah, lemas, pusing.

Baca: Prediksi Skor Sriwijaya FC vs Persela Lamongan Pekan 12 Liga 1 Live Indosiar Malam Ini

Baca: Jadwal Lengkap! Siaran Langsung (Live) Piala Dunia 2018 Rusia di Trans7, Trans TV dan Transvision

"Mual muntah secara berlebihan di trimester awal dapat menyebabkan dehidrasi pada ibu hamil yang dapat membahayakan janin. Sehingga tidak dianjurkan berpuasa," jelasnya.

Ibu hamil pada trimester akhir diperbolehkan puasa ketika tekanan darah normal, tidak ada anemia, tidak memiliki sakit gula, janinnya baik, dan berat bayi sudah sesuai.

Sebelum berpuasa, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter kandungan atau bidan untuk mengetahui kondisi ibu hamil dan janinnnya.

Jika kesehatan janin dinyatakan sehat maka dapat melakukan puasa dan hal tersebut tidak mengganggu perkembangan janin, justru mendatangkan manfaat.

Manfaat berpuasa bagi ibu hamil adalah mencegah penyakit degeneratif, menambah jumlah sel darah putih, yang dapat menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil berpuasa agar menjaga asupan nutrisi.

Hindari makanan pedas karena memicu meningkatnya asam lambung, dan kontraksi pada pencernaan sehingga menyebabkan mulas dan diare.

Jika ibu hamil mengalami diare maka disarankan untuk segera berbuka karena diare dapat menyebabkan dehidrasi yang sangat membahayakan janin.

Sebaiknya berkonsultasilah segera ke dokter kandungan bila berat badan turun atau kurang. Begitu juga jika ibu hamil yang berpuasa mengalami mual muntah, pusing, lemas, pandangan gelap, gerakan janin berkurang, atau mengalami kontraksi rahim, keluhan rasa haus berlebih dan warna air seni yang pekat, yang merupakan tanda dehidrasi saat puasa. (Salmah)

Penulis: Salmah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help