Berita Tanahlaut

Kapolsek Panyipatan Kunjungi Bocah Korban Suara Petasan Saat Usia 4 Bulan, Begini Kondisinya

Cucunya itu divonis menderita gangguan di otak akibat kejang setelah mendengar letupan petasan saat usia 4 bulan.

Kapolsek Panyipatan Kunjungi Bocah Korban Suara Petasan Saat Usia 4 Bulan, Begini Kondisinya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kapolsek Panyipatan, Iptu H Hikmatullah menyambangi Muhammad Nouval Revaldi (8) di Desa Bumiasih RT 6 RW 8, Kecamatan Panyipatan, Tanahlaut, Sabtu (2/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kapolsek Panyipatan, Iptu H Hikmatullah bersama organisasi Bhayangkari Ranting Panyipatan menyambangi kediaman nenek Muhammad Nouval Revaldi (8), di Desa Bumiasih RT 6 RW 8, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (2/6/2018).

Iptu Hikmatullah menjelaskan kunjungan itu silaturrahmi dan memberi bantuan seadanya kepada nenek Muhammad Nouval Revaldi yang telaten dan setia menemani cucunya terbaring dengan kondisi tubuh, kepala tak bisa tegak dan kaki mengecil membentuk huruf X.

Menurut informasi nenek Muhammad Nouval Revaldi, sejak usia 4 bulan, cucunya itu divonis menderita gangguan di otak akibat kejang setelah mendengar letupan petasan. Sejak kejadian itu hingga kini pertumbuhan cucunya tak banyak berubah.

Baca: Hasil Latihan Bebas (FP) 3 MotoGP Italia 2018 di Sirkuit Mugello : Marquez - Rossi Melesat

Baca: Jadwal & Live Streaming MotoGP Italia 2018 di Mugello: Hari Ini Kualifikasi!

Baca: Live Indosiar! LINK LIVE STREAMING Sriwijaya FC vs Persela Lamongan di Indosiar Vidio.com Malam Ini

Baca: Live Streaming PSSI TV mycujoo.tv : Timnas U-19 Indonesia vs PSS Sleman Malam Ini

"Saya mengunjungi bocah itu karena mendapat informasi dari Anang Qyu bahwa ada anak yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Saya memastikan dan memang anak itu hanya tinggal bersama nenek. Ibunya meninggal dunia dan ayahnya kawin lagi," katanya.

Terpisah, Kepala Desa Bumiasih, Dedy Wibowo dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, mengaku sudah ada upaya dari Pemerintah Desa Bumiasih untuk menolong.

"Sudah tiga tahun ini, setelah sempat dirawat di rumah sakit di Pelaihari dan dirumah sakit Banjarmasin, kabarnya tidak ada yang sanggup. Pemerintah Desa Bumiasih hanya membantu semampunya saja," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help