Home »

Bisnis

» Makro

Ekonomi dan Bisnis

Rencana Mogok Pilot Garuda, Dosen UIN: 'Dampak Besar Bagi Roda Perekonomian'

Menurutnya, jika benar terjadi bisa menimbulkan gangguan cukup besar bagi roda perekonomian

Rencana Mogok Pilot Garuda, Dosen UIN: 'Dampak Besar Bagi Roda Perekonomian'
Achmad Maudhody
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin, M Rifqi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin, M Rifqi, berpendapat terkait isu rencana mogoknya pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Menurutnya, jika benar terjadi bisa menimbulkan gangguan cukup besar bagi roda perekonomian mengingat besarnya peran dan posisi Garuda Indonesia sebagai penyedia jasa transaportasi apalagi di momen seperti ini.

Mengingat apalagi isu rencana mogok dilakukan pada peak season penerbangan di musim libur Lebaran Idul Fitri 1439 H dan cuti bersama.

Baca: BREAKING NEWS - Geger! Dua Pria Tak Bernyawa Ditemukan Dekat SMPN 14 Banjarmasin

Tidak hanya bagi masyarakat, jika benar mogok dilakukan tentu menjadi kerugian yang sangat besar bagi Garuda Indonesia sendiri.

Dengan mogok di masa kritis tersebut, tentu Garuda akan terancam kehilangan potensi pendapatan yang luar biasa besar.

Baca: Koeswali, Soeharto Pamulang Ini Mengaku Pernah Bertemu Presiden Soeharto Langsung, Begini Ceritanya

Kehilangan peluang pendapatan juga sebenarnya bisa saja semakin memperburuk keadaan perusahaan baik bagi pemerintah, pengelola, maupun para tenaga kerja di internal Garuda Indonesia.

Dampak psikologis juga diperkirakan akan sangat besar apabila banyak masyarakat pelanggan Garuda yang batal terbang akibat mogok dan gagal mudik.

Baca: Ditanya Alasan Tak Isi Program Pesbukers, Raffi Ahmad: Lagi Anggak Mau Aja

Padahal diperkirakan dan hampir pasti ada ribuan masyarakat yang sudah miliki tiket atau rencanakan penerbangan mudik menggunakan jasa layanan Garuda Indonesia.

"Oleh karena itu, sangat krusial untuk segera diadakan mediasi antara pemerintah, pihak direksi dan karyawan maskapai Garuda Indonesia agar masalah yang selama ini terjadi bisa terselesaikan dengan baik," kata Rifqi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help