Berita HST

Sopir Truk Fuso Mengaku Tak Tahu Ditabrak, Dua Pengendara Tergeletak di Simpang Empat Tangkarau

Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan lampu merah, Jalan Yani, Tengkarau Tengah, Kelurahan B Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Sopir Truk Fuso Mengaku Tak Tahu Ditabrak, Dua Pengendara Tergeletak di Simpang Empat Tangkarau
Capture Video
Korban tabrak truk fuso di Simpang Empat Tangkurau HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan lampu merah, Jalan Yani, Tengkarau Tengah, Kelurahan B Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (2/6/2018), pukul 01.40 Wita dinihari.

Pengendara sepeda motor Suzuki Smash dengan pelat DA 4701 ES,Jumas Sariyanto (23) warga Jalan Penas Tani IV rt 06 Desa Kalibaru Kecamatan Batubenawa, ‎ditemukan warga tergeletak di tengah jalan tersebut, dengan kondisi pingsan dan luka di bagian kepala.

Sedangkan ondisi temannya, Muhammad Baihaki (20) yang juga tinggal dialamat yang sama dengan Jumas tidak mengalami luka berat, dan kondisinya masih sadar.

Menurut warga, korban mengaku ditabrak lari, hingga kedunya terjatuh ke aspal. Kondisi motornya sendiri dilaporkan rusak parah. Informasi yang dihimpunbanjarmasinpost.co.id, sebelum terjadi kecelakaan, mobil. Truk Puso warna merah pelat KT 8311 KL datang dari arah Barabai menuju Balangan.

Baca: Ada Sperma Tertinggal di Tubuh Korban Rosalia, Diduga Milik Henderson Sang Pelaku Pembunuhan

Baca: Prediksi Skor Sriwijaya FC vs Persela Lamongan Pekan 12 Liga 1 Live Indosiar Malam Ini

Sepeda motor yang kendarai korban pun melaju dari Jalan Surapati Barabai menuju Banua Jingah. Tepat di perempatan jalan nasional tersebut, sepeda motor smash menabrak bagian samping truk Puso, tepatnya di bagian ban belakang sebelah kanan. Kedua korban pun terjatuh di tengah jalan aspal.

Sejumlah pengendara lain yang lewat beserta warga setempat berupaya memberikan pertolongan, dengan menghubungi anggota Satlantas Polres HST.

"Alhamdulillah respons cepat yang diberikan anggota Satlantas membuat korban akhirnya bisa segera dibawa ke rumah sakit Damanhuri Barabai. Satu korban luka parah dan pingsan, satunya lagi masih sadar, dan lukanya tak terlalu parah,"ungkap warga yang mengaku ikut melihat korban saat tergeletak, namun tidak tahu kejadian persis saat kecelakaan berlangsung.

"Yang jelas kondisi sepeda motornya rusak parah,"katanya.

Baca: Jadwal Buka Puasa & Sholat Magrib Hari ke 17 Ramadhan 1439 H - Sabtu 2 Juni 2018 di Kota Besar

Baca: Jadwal & Live Streaming MotoGP Italia 2018 di Mugello: Hari Ini Kualifikasi!

Adapun sopir truk, Mualimin (38) warga Jalan Letjen Suprapto Balikpapan, Kaltim, saat kejadian tetap melaju ke arah Balangan.

Korban sendiri masih mengingat dua angka bagian belakang truk beserta warnanya. Berbekal informasi tersebut, anggota Satlantas melakukan pengejaran, sambil koordinasi dengan Polres Balangan. Upaya tersebut membuahkan hasil. Truk berhasil dicegat di Batu Mandi, Balangan, dan akhirnya, bersama sopirnnya dibawa ke Polres HST.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Kasatlantas Polres HST AKP Rohim, yang dikonfirmasibanjarmasinpost.co.id, mengakui adanya pengejaran terhadap sopir truk tersebut, dan akhirnya berhasil dicegat di Batumandi. "Hasil pemeriksaan kami sementara, peristiwa itu sebenarnya bukan tabrakan. Tapi korban yang tertabrak truk, dan kena bagian belakang. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi ban motor bagian depan yang penyok seperti angka delapan.

Logikanya, jika kondisinya seperti itu, berarti motor yang tertabrak truk,"kata Rohim. Mengenai dugaan tabrak lari, berdasarkan keterangan sopirnya, kata Rohim, sang sopir mengaku sama sekali tak mengetahui jika bagian belakang mobilnya ditabrak korban, sehingga tetap meneruskan perjalanan, sampai akhirnya dicegat anggota Polres Balangan di Batumandi.

"Untuk masalah hukumnya masih proses,"kata Rohim. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved