Kampusiana

Fosma 165 Kalsel Lakukan Pelatihan Lain dari Biasanya, Ini Bedanya

Ada yang berbeda dalam kegiatan Forum Silaturahmi Mahasiswa (Fosma) 165 Kalsel.

Fosma 165 Kalsel Lakukan Pelatihan Lain dari Biasanya, Ini Bedanya
BANJARMASINPOST.co.id/milna sari
Pelatihan oleh Fosma 165 Kalsel untuk anak yatim piatu dan dhuafa, Sabtu (2/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ada yang berbeda dalam kegiatan Forum Silaturahmi Mahasiswa (Fosma) 165 Kalsel.

Jika biasanya mereka menggelar pelatihan untuk mahasiswa, kali ini melibatkan pihak lain dari yang lain.

Menariknya, yang diajak Fosma 165 Kalsel untuk pelatihan adalah anak yatim dan kaum dhuafa.

Tampak anak yatim dan duafa terlihat ditraining oleh Forum Silaturahmi Mahasiswa 165 Kalsel, Sabtu (2/6/2018) di aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru.

Baca: Hasil MotoGP Italia 2018 - Jorge Lorenzo Juara, Marc Marquez Jatuh, Valentino Rossi Podium Lagi

Baca: Live RCTI! LINK LIVE STREAMING RCTI Timnas U-23 Indonesia vs Thailand via Metube.id Malam Ini

Tampak 100 anak yatim dan duafa dilibatkan dalam Training ESQ Generasi Emas tersebut.

Mereka tampak mendengarkan training yang diberikan oleh narasumber.

Ketua FOSMA 165 Kalsel, Afridhani Fizi mengatakan sengaja diundang anak yatim dan duafa agar kelak anak yatim dan duafa mempunyai visi dalam kehidupan.

Selain itu anak yatim dan duafa bisa menggapai cita-cita sama dengan anak lainnya.

"Kita membangun generasi pemuda yang berkarakter dan berakhlak mulia termasuk anak yatim duafa ini," ujarnya, Minggu (03/05/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sengaja diadakan Ramadan juga sebut Fizi demi lebih mudahnya memasukkan nilai-nilai spiritual ke dalam diri para negeri muda.

"Kita ingin mereka mampu menggapai cita-cita berdasarkan keyakinan yang kokoh dan dilandasi dengan nilai spiritual," sebutnya.

Ketua Pelaksana, Indra Apriansyah mengatakan total peserta training ada 130 orang yang terdiri dari mahasiswa dan anak yatim duafa.

Ketua GOW kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati Darmawan Jaya menuturkan acara ini harapannya mampu menghindarkan para remaja dari kenakalan remaja. Selain itu juga dapat membangun karakter anak muda, khususnya pemuda di Kota Banjarbaru .

"Agar memiliki karakter dan juga akhlak yang baik serta agar pemuda di Kota Banjarbaru mampu berprestasi di kemudian hari," ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help