Berita Kotabaru

Gara-gara Konsleting Listrik, Tiga Rumah di Kotabaru Terbakar

Kebakaran meluluh lantakan bangunan rumah kembali terjadi. Kali ini si jago merah berkobar di jalan Lingkar Masjid

Gara-gara Konsleting Listrik, Tiga Rumah di Kotabaru Terbakar
Istimewa
Si jago merah melumat tiga rumah di Desa Selaru, Kecamatan Pulaulaut Tengah. Kebakaran diduga karena konsleting listrik. (ist) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kebakaran meluluh lantakan bangunan rumah kembali terjadi. Kali ini si jago merah berkobar di jalan Lingkar Masjid, RT 01, Desa Selaru, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Minggu (3/6/2018) sore.

Diperoleh informasi, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun setidaknya kobaran si jago merah membumi hanguskan tiga bangunan rumah.

Tiga rumah yang terbakar antara lain milik, Dardiansyah (53), Abdul Rahim (38), dan Mawan (53). Akibat kejadian itu diperkirakan kerugian mencapai Rp 170 juta.

Api baru bisa dipadamkan sekitar lebih kurang satu jam kemudian. Sementara belum diketahui pasti kronologi kejadian, namun informasi sementara kebakaran diduga disebabkan konsleting listrik dari rumah salah seorang korban.

Baca: Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Thailand - Skor Babak Pertama 0-0, Perubahan Kurang Padu

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SH SIK melalui Kapolsek Pulaulaut Tengah Iptu H Pato S Tompo membenarkan, kebakaran menghanguskan tiga rumah di Desa Selaru.

Menurut Pato, diketahui terjadinya kebakaran berawal dari seorang saksi mata, H Majid (ayah salah satu korban) sedang tidur di ruang tamu.

Tiba-tiba Majid terbangun dan menyelamatkan diri ke halaman rumah, karena melihat kobaran api sudah membesar di dapur rumah Abdul Rahim.

Kemudian Sarfendi, saksi lainnya tidak hanya menyaksikan api dari dapur rumah Abdul. Namun, ia juga melihat api telah merembet dinding kanan rumah Dardiansyah.

Baca: Link Live Streaming Brazil vs Kroasia Persahabatan Jelang Piala Dunia 2018 Rusia

Karena api yang disertai kepulan asap tebal berkobar cukup dahsyat, sehingga rumah Mawan yang jaraknya tidak jauh ikut terbakar.

Melihat kondisi itu, Sarfendi saksi mata mencoba meminta bantuan dengan berteriak meminta tolong. Selain mencoba memadamkan api menggunakan ember dan alkon.

Ditambahkan Pato, kejadian ini dalam penyelidikan pihaknya. Selain mengamankan barang bukti satu potong kabel listrik panjang dua meter dan satu potong kayu ulin sudah terbakar.

"Kerugian akibat kejadi ini mencapai Rp 170 juta," tandas Pato. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help