Otomotif

Pengelola Showroom Motor Bekas di Banjarmasin Akui Penjualan Merosot

Sepeda motor masih menjadi kendaraan nomor satu masyarakat Indonesia. Terlebih kendaraan roda dua ini banyak

Pengelola Showroom Motor Bekas di Banjarmasin Akui Penjualan Merosot
banjarmasinpost.co.id/airul syahrif
Showroom motor bekas, Yazid 

Terlihat di dalam showroom miliknya hanya ada dua unit motor bebek dan satu unit motor laki.

"Akhir-akhir ini banyak yang cari motor matic. Kalau dua bulan kemarin itu banyak yang cari motor Scoopy, kalau sekarang ini lagi musimnya Beat yang injeksi," kata pemilik showroom itu.

Dia juga menuturkan bahwa banyak orang yang menjual kendaraan namun ia menolak untuk membeli.

Dalam dua pekan bulan puasa ini saja haris hanya membeli kendaraan empat unit dari sekitar delapan orang yang menjual kendaraan pada dirinya.

Harga yang dijual di showroom milik haris cukup beragam. Mulai dari harga tiga jutaan hingga 28 juta.

"Ini ada paling murah harga Rp 3 juta. Dan yang paling mahal itu Yamaha R15, harganya Rp 28 juta. Kalau untuk matic sendiri itu yang injeksi 2013 bisa Rp 2,5 jutaan. Kalau yang 2017 kisaran harga Rp 14 juta." ungkap Haris.

Saat bulan puasa penjualan sepeda motor cenderung menurun. Sudah sejak dua tahun terakhir Haris mengaku dirinya banyak membeli ketimbang menjual sepeda motor.

"Saat puasa, dua tahun terakhir ini agak sepi pembeli. Semua showroom disini juga sama kasusnya, sepi. Di 18 hari bulan puasa ini saja, hanya bisa menjual dua sampai tiga kendaraan. Beda dengan hari-hari biasanya, bisa menjual empat unit dalam seminggu," tutur Haris. (banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help