Soccer Style

Sejarah Hari Ini, Tendangan Pisang Legendaris Roberto Carlos, Sempurna di Tahun 1997

Setahun sebelum Piala Dunia 1998 dimulai, Prancis sebagai tuan rumah ajang sepak bola terakbar

Sejarah Hari Ini, Tendangan Pisang Legendaris Roberto Carlos, Sempurna di Tahun 1997
PINTEREST
Roberto Carlos melepaskan tendangan bebas langsung dalam pertandingan Tournoi de France antara Prancis versus Brasil, 3 Juni 1997. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gol tendangan pisang mungkin bisa dibilang merupakan salah satu mahakarya di dunia sepak bola, dan Roberto Carlos pernah menjadi kreator sempurna dari gol tersebut yang ia ciptakan pada 3 Juni 1997.

Setahun sebelum Piala Dunia 1998 dimulai, Prancis sebagai tuan rumah ajang sepak bola terakbar empat tahunan itu mengadakan turnamen kecil bernama Le Tournoi de France (Turnamen Prancis).

Ada empat negara yang ikut berpartisipasi, mereka adalah Italia, Brasil, Inggris, dan tentu saja Prancis.

Baca: MotoGP Italia 2018 - Helm Baru Valentino Rossi Gunakan Desain Lebih Patriotik, Ini Penampakannya

Brasil sebagai tim unggulan memang tak menjuarai ajang itu, namun satu gol istimewa dari bek kiri andalan mereka, yakni Roberto Carlos, cukup membekas bagi pecinta sepak bola.

Baca: Cristiano Ronaldo Tak Datang, Portugal Gagal Menang Lagi pada Uji Coba Piala Dunia 2018

Pria 45 tahun yang satu dekade lebih membela Real Madrid menggoreskan catatan manis di dunia sepak bola pada tahun itu dengan tendangan melengkungnya yang berlabel mustahil.

Melawan Prancis dalam laga pembuka yang berlangsung di Stadion Gerland, Carlos mencetak gol pada menit 21' saat kedudukan masih imbang 0-0.

Baca: Terungkap! 3 Terduga Teroris di Universitas Riau Ternyata Mau Ledakkan Lokasi Sangat Vital Ini

Awalnya, sebuah free kick didapat Brasil dari jarak 35 meter ke gawang Prancis.

Biasanya penendang tendangan bebas dalam jarak itu lebih sering memberikan umpan, namun dalam kasus ini Carlos melakukan hal yang berbeda.

Dari jarak sejauh itu Carlos melakukan ancang-ancang jauh kemudian berlari menyepak bola dengan kaki kiri bagian luar.

Tak diduga bola sepakannya melengkung melewati pagar betis yang dibuat Patrick Vieira, Zinedine Zidane, Florian Maurice, dan Didier Deschamps, serta Marcel Desailly yang berjaga di belakang keempatnya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved