Waspada, Suka Ngemil Saat Terjaga dari Tidur Malam Hari, Kelainan Mental!

Sedang asyik-asyik tidur nyenyak, tiba-tiba saja terbangun karena ingin ngemil? Hati-hati, karena kebiasaan tersebut

Waspada, Suka Ngemil Saat Terjaga dari Tidur Malam Hari, Kelainan Mental!
shutterstock
iustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sedang asyik-asyik tidur nyenyak, tiba-tiba saja terbangun karena ingin ngemil?

Hati-hati, karena kebiasaan tersebut bisa jadi bukan pertanda baik untuk kesehatan mental.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa orang yang memiliki kebiasaan ngemil di malam hari lebih rentan terkena penyakit mental.

Tak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh peneliti di University of Pennsylvania ini juga menemukan, bahwa ngemil tengah malam merupakan pertanda ada yang tak beres dengan kesehatan mental seseorang.

Baca: Head to Head & Prediksi Susunan Pemain Persija Vs Persebaya di Pekan 12 Liga 1 2018 Malam Ini

Baca: BREAKING NEWS: Warga Bentrok dengan TNI-Polri di Perusahaan Tambang Emas IMK Puruk Cahu

Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan survei terhadap 1.600 siswa, seperti dilansir oleh Genius Beauty.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr Rebecka Peebles ini mengaitkan kebiasaan ngemil di malam hari dengan kelainan makan atau keadaan mental para partisipan.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang suka ngemil tengah malam biasanya terkena sindrom yang disebut night snacking syndrome.

Sindrom ini tak hanya membuat orang ingin ngemil di malam hari melainkan juga membuat mereka sulit tidur jika belum ngemil.

Kelompok Peebles menemukan, orang yang memiliki sindrom ini biasanya akan terbangun di tengah malam hanya untuk makan dan kembali tidur.

Sekitar 3% partisipan diketahui memiliki masalah ini.

Namun jangan salah, sindrom ini tak ada kaitannya dengan kelebihan makan.
Lebih tepatnya, sindrom ini berkaitan dengan kelainan makan (eating disorder).

Orang yang suka ngemil di malam hari diperkirakan memiliki masalah mental seperti hiperaktivitas, kurang bisa fokus, dan juga memiliki kelainan makan seperti anoreksia.

Sebuah penelitian pada tahun 2008 juga menunjukkan bahwa partisipan yang memiliki sindrom ini sering kali mengalami depresi yang berlebihan dan berkemungkinan lebih besar untuk melukai diri mereka sendiri.

Jika memiliki kebiasaan ngemil di malam hari yang cukup parah hingga terbangun di malam hari hanya untuk ngemil dan tak bisa tidur jika tak melakukannya, sebaiknya berkonsultasi ke dokter. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help