Kalsel Bergerak

Ini Pesan Penting Presiden Jokowi di Hari Kelahiran Pancasila

Acara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni 1945, berlangsung di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan,

Ini Pesan Penting Presiden Jokowi di Hari Kelahiran Pancasila
Humas Pemprov Kalsel
KELAHIRAN PANCASILA - Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 1945, di Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (04/06) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Suasana penuh khidmat sangat terasa pada Acara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni 1945, berlangsung di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jl Dharma Praja, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, Senin (04/06/2018) pagi.

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemprov Kalsel, terlihat penuh khidmat mengikuti rangkaian upacara.

Mereka juga tampak serius menyimak Pidato Preseden RI Joko Widodo (Jokowi) yang dibacakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Suasana semakin khidmat saat Gubernur H Sahbirin Noor membacakan sambutan Presiden dengan intonasi jelas dan penuh penghayatan.

Dari naskah Pidato Presiden Jokowi, setidaknya ada tiga pesan penting Presiden untuk menjadi perhatian seluruh elemen bangsa di tanah air.

Pesan pertama, Presiden menekankan pentingnya rakyat terus memelihara dan menjaga persatuan dan kesatuan.

Ini sangat selaras dengan makna lahirnya Pancasila, yakni menjaga kebhinekaan dan keragaman sebagai indentitas bangsa.

Pesan kedua adalah seluruh komponen bangsa dingatkan untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga negara.

Sikap ini sangat penting untuk dibumikan sebagai wujud penterjemahan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam butir-butir Pancasila.

Bagian terakhir dalam materi pidatonya, RI 1 juga menekankan pentingnya memacu peningkatan sumber daya manusia Indonesia untuk menuju SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Caranya adalah dengan menekuni tugas atau pekerjaan yang menjadi keahlian. Dari sini akan lahir sebuah inovasi dan prestasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
(aol/*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help