Berita Kotabaru

Paman Birin Ingin Jembatan Pulau Laut Kotabaru 'Simsalabim'

Masyarakat daratan Pulau Kalimantan terlebih Kotabaru Pulaulaut sepertinya harus lebih banyak bersabar, menyusul keinginan

Paman Birin Ingin Jembatan Pulau Laut Kotabaru  'Simsalabim'
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Jembatan pendekat tahap satu yang selesai dibangun di wilayah Tanjung Serdang, Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Masyarakat daratan Pulau Kalimantan terlebih Kotabaru Pulaulaut sepertinya harus lebih banyak bersabar, menyusul keinginan segera terbangunnya jembatan menghubungkan dua wilayah tersebut.

Membuat warga lebih banyak bersabar, karena tidak adanya kepastian progres penyelesaian mega proyek yang bakal menelan dana pemerintah berjumlah triliunan.

Untuk diketahui pekerjaan dimulai 2015 silam belum ada peningkatan fisik secara signifikan, karena pembangunan hanya mengalokasikan dana pemerintah provinsi dan pemkab Kotabaru, kecuali Tanahbumbu bel mengalokasikan.

Baca: Jadwal Lengkap! Siaran Langsung (Live) Piala Dunia 2018 Rusia di Trans7, Trans TV dan Transvision

Baca: Ibunda Razan Najjar, Aku Ingin Melihatnya Pakai Gaun Pengantin Putih, Bukan Kain Kafan

Dengan keterbatasan anggaran pemprov Kalsel dan pemkab Kotabaru, sementara hingga sekarang belum ada anggaran dari pemerintah pusat seperti pernah digadang-gadang.

Karena ternyata pembangunan jembatan penghubung Kotabaru dengan daratan Kalimantan, tidak masuk progres nasional.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, saat disinggung soal keseriusan pemprov Kalsel pembangunan jembatan Pulaulaut, kepada wartawan, menegaskan selama ini pemprov sudah serius upaya merealisasikan.

Bahkan menurut Sahbirin, pemprov Kalsel setiap tahunnya mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar untuk pekerjaan pembangunan. Tidak bisa maksimal karena keterbatasan anggaran.

"Kita serius. Tahun ini saja pemprov mengalokasokan lagi Rp 50 miliar untuk pembangunan," kata Sahbirin saat kegiatan safari ramadan.

Ditambahkan Sahbirin, dengan keterbatasan anggaran sementara anggaran juga diperlukan atau dibagi dengan kegiatan lainnya.

"Andainya bisa simsalabim sudah selesai pembangunan jembatan," ujarnya.

Sebelumnya pernah diberitakan, pembangunan jembatan tidak masuk perencanaan pembangunan nasional, sehingga tidak masuk anggaran pemerintah pusat.

Hal itu tidak hanya dipertanyakan, namun beberapa waktu lalu rombongan DPRD Kotabaru telah menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR tidah hanya menyambut baik, namun juga mendukung penuh penyelesaian pembangunan jembatan.
(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help