Berita Tanahlaut

Baznas Tala Salurkan 100 Paket Sembako, Kaum Dhuafa yang Menerimanya Pun Tersenyum

Prosesi penyerahannya kepada kaum dhuafa disaksikan oleh Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Selatan HG (P) Rusdi Effendi AR.

Baznas Tala Salurkan 100 Paket Sembako, Kaum Dhuafa yang Menerimanya Pun Tersenyum
Humas BPost Group/Rizky Pratama
Perwakilan kaum dhuafa ceria berfoto bersama pengurus Baznas Provinsi dan Baznas Tala seusai menerima paket sembako di kantor Baznas Tala di Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, Selasa (5/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seperti tahun lalu, momen Ramadan 1439 Hijriyah tahun ini (2018), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanahlaut (Tala) menyalurkan sembako kepada kaum dhuafa.

"Total bingkisan sembako yang kami salurkan sebanyak 100 paket senilai Rp 300-an ribu. Ramadan tahun lalu kami juga menyalurkan 100 paket," ucap Ketua Baznas Tala HM Wahyu Rahmadi, Selasa (05/08/2018).

Penyerahan paket sembako tersebut dilakukan di kantor Baznas Tala di Jalan Hadjo Boejasin, Pelaihari. Prosesi penyerahannya kepada kaum dhuafa disaksikan oleh Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Selatan HG (P) Rusdi Effendi AR.

Kaum dhuafa yang menerima paket sembako itu pun tersenyum semringah. Ungkapan syukur dan terimakasih mengalir dari mulut mereka. Apalagi paket sembako itu lumayan banyak isinya seperti gula, minyak goreng, minuman segar, dan bahan kebutuhan pokok lainnya.

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Persib Bandung Liga 1 Pekan 13 Malam Ini

Wahyu mengatakan sejak memimpin Baznas Tala sejak dua tahun lalu, dirinya berupaya memperluas peran sehingga keberadaan lembaga yang dipimpinnya bisa lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ada lima pogram yang dijalankan yakni Tanahlaut Taqwa, Tanahkaut Peduli, Tanahlaut Sehat, Tanahlaut Cerdas, dan Tanahlaut Makmur. Pada bulan Ramadan ini ada dua program yang dilaksanakan yaitu Tanahlaut Taqwa dan Tanahlaut Peduli.

Selain menyalurkan paket sembako, ucap Wahyu, pada Ramadan ini pihaknya juga menyalurkan santunan untuk kalangan guru ngaji yang tidak mendapatkan honorarium dari pemerintah daerah. Lalu, untuk kalangan marbot (kaum masjid) dan kaum dhuafa.

"Nominal santunannya Rp 500 ribu per orang. Jumlah marbot yang dapat santunan 260 orang, guru ngaji puluhan orang. Lalu, kaum dhuafa 200-an orang. Ini diprioritaskan yang tak berdaya seperti yang sakit-sakitan atau stroke," sebut Wahyu.

Baca: Nilai USBN SD Menurun, Lihat Hasil UN SD 2018 DKI Jakarta dan Surabaya di Sini

Ia berharap umat Islam di Tala makin meningkat kesadarannya membayar zakat. Termasuk empati dan berbagi dengan sesama yang sangat membutuhkan uluran tangan.

"Bayarlah zakat di kantor Baznas Tala atau di unit-unit pengumpul zakat yang telah kami tunjuk. Se-Tala ada sekitar 287 Unit Pengumpul Zakat yang telah kami SK-kan. Tempatnya ada yang di masjid-masjid atau tempat lainnya yang tersebar di seluruh kecamatan," beber Wahyu.

Ia juga berharap Pemkab Tala segera membangunkan gedung untuk kantor Baznas Tala. Pasalnya saat ini masih ngontrak di ruko sederhana di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari.

Ketua Baznas Kalsel HG (P) Rusdi Effendi AR menyatakan apresiasinya terhadap penyaluran sembako yang dilakukan Baznas Tala. "Kedatangan saya ke sini untuk mengecek secara langsung pelaksanaan program kerja Basnaz di daerah dan Pelaihari menjadi salah satu sampelnya," ucapya.

Menurutnya Baznas Tala sudah cukup bagis dalam menjalankan program kegiatan. Karenanya perlu lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah daerah.

"Saya berharap Pemkab Tala membangunkan kantor yang permanen untuk Baznas Tala. Kau bisa yang dekat masjid, karena tentu akan lebih baik jika baitullah dan baitulmal berdekatan," sebutnya.(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help