Kriminalitas Tabalong

Diduga Jadi Korban Penipuan, Pasutri di Tabalong ini Batal Berangkat Umrah

Saat ini Polres Tabalong tengah mendalami adanya dugaan penipuan dengan modus memberangkatkan umrah.

Diduga Jadi Korban Penipuan, Pasutri di Tabalong ini Batal Berangkat Umrah
shutterstock
ILUSTRASI 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Saat ini Polres Tabalong tengah mendalami adanya dugaan penipuan dengan modus memberangkatkan umrah.

Dugaan penipuan ini didalami setelah adanya laporan dari SR (58) bersama isterinya yang tinggal di Jln Jendral Basuki Rahmat, KecamatanTanjung, Tabalong.

Pasutri ini melaporkan kejadian yang menyebabkan kerugian bagi mereka puluhan juta ini ke Polres Tabalong pada 31 Mei 2018.

Informasi didapat, dugaan penipuan ini bermula dari korban yang didatangi Hj Tas, pada 16 Januari 2018, untuk mengajak berangkat umrah dengan harga miring karena ada paket Ramadan.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming PSMS vs Persib via Streaming Indosiar, Liga 1 2018 Malam Ini

Menurut Hj Tas, pemberangkatan umrah dengan harga miring ini akan dikelola HS (diduga pelaku) dan dikatakan sudah terpercaya karena sudah pernah memberangkatkan keluarga Hj Tas.

Karena merasa tertarik, korban akhirnya ikut mendaftarkan diri untuk dirinya dan juga sang isteri.

Agar bisa berangkat maka korban pun diminta untuk membayar sejumlah biaya yang dibebankan HS kepada korban.

Pertama korban diminta perorangnya mentransfer uang masing-masing Rp. 21.500.000.

Setelah tiga bulan kemudian, korban diminta lagi mengirim biaya pelunasan masing-masing Rp. 15.500.000.

Saat itu HS menjelaskan kepada korban persyaratan surat-surat untuk berangkat hanya menyisakan visa yang belum selesai.

Baca: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 20 Ramadhan, Selasa 5 Juni 2018 di Jakarta, Bandung, Surabaya, Lainnya

Namun hingga Rabu 30 Mei 2018 ternyata HS tak juga memberangkatkan sesuai janjinya, sehingga korban melaporkan ke Polres Tabalong, Kamis 21 Mei 2018.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Wakapolres Kompol Wildan Alberd, Selasa (5/6/2018) membenarkan Polres Tabalong menerima laporan pengaduan warga Tabalong terkait dugaan tjndak pidana penipuan dengan modus laket umroh Ramadhan murah.

"Laporan sudah kita terima dan akan kita lakukan penyidikan," katanya.

Wakapolres juga mengimbau apabila ada warga lain yang merasa menjadi korban dari HS, maka bisa segera melapor ke Polres Tabalong.

Untuk HS yang diduga sebagai pelaku dari informasi yang didapat ternyata juga telah menjadi DPO Polda Kaltim.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help