Berita HST

Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung Temukan 1 Kg Sabu Dibawa dari Tawau Malaysia, Ini Kronologinya

Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu sebanyak satu kilogram, pada MInggu, 3 Juni 2018.

Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung Temukan 1 Kg Sabu Dibawa dari Tawau Malaysia, Ini Kronologinya
HO/Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung
Barang Bukti Sabu, yang dikemas plastik setelah kemasan dibuka 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Satuan tugas (satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 621 Manuntung berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu sebanyak satu kilogram, pada MInggu, 3 Juni 2018, pukul 03.00 Wita.

Sabu tersebut dibawa oleh Arif Wicaksono (29) warga Balikpapan, Kalimantan Timur.Penangkapan tersangka, dilakukan bersama tim gabungan dari Satgas Pamtas 621/Mtg, Satres Narkoba Polres Nunukan seta Polsek KSKP Pelabuhan Tunontaka, Kabupaten Nunukan.

Komandan Bataliyon 621 Manuntung, yang juga Komandan Satgas Pamtas Yonif 621/Mtg, Letkol  Infanteri Rio Neswan, kepada Banjarmasinpost.co.id, melalui Whats-Up, Selasa (5/6/2018) menjelaskan, tersangka saat ini sedang diperiksa di Polres Nunukan. Tersangka ditangkap, pada saat KM Lambelu tujuan Nunukan-Balikpapan sandar di Pelabuhan Tunontaka.

Baca: Ternyata Ini Pemicu Kericuhan Hingga Terjadi Penyerangan di PT IMK Murungraya

Adapun kronologis penggagalan penyelundupan barang illegal tersebut, berawal Sabtu, 2 Juni 2018 pukul 21.00 Wita. Saat itu, anggota Makotis Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung, Praka Layama  mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada kurir membawa narkoba jenis sabu dengan berat antara 500 gram sampai satu kilogram, pada saat kapal sandar di pelabuhan Tunontaka,  Minggu, 3 Juni 2018.

Tersangka kurir pembawa sabu satu kilogram, Arif Wicaksono (29) yang tertangkap di KM Lambelu tujuan Nunukan-Balikpapan sandar di Pelabuhan Tunontaka, Minggu 3 Juni 2018
Tersangka kurir pembawa sabu satu kilogram, Arif Wicaksono (29) yang tertangkap di KM Lambelu tujuan Nunukan-Balikpapan sandar di Pelabuhan Tunontaka, Minggu 3 Juni 2018 (HO/Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung)

“Pukul 22.00 Wita informasi tersebut dilaporkan oleh Praka Layama NRP kepada Pasiops Satgas Angga Singgih L yang  kemudian melaporkan kepada saya. Selanjutnya saya memerintahkan Perwira Topografi,  Kapten Ctp Ari Wahana yang sedang dapat giliran patroli monitoring wilayah, untuk menindak lanjuti informasi tersebut,”kata Rio Neswan.

Sebelumnya, jelas Rio, dilakukan koordinasi  dengan Kasatres Narkoba Polres Nunukan, AKP M Hasan, untuk melakukan kegiatan operasi gabungan selektif terhadap calon penumpang  KM Lambelu tersebut. Selanjutnya, pukul 23.00 Wita dilaksanakan rapat koordinasi terdiri  personel Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung Kapten Ctp Ari Wahana, Praka Layama, dan Pratu Gunawan, Sat Reskoba Polres Nunukan dan Polsek KSKP Nunukan di Pelabuhan Tunontaka untuk menindaklanjuti informasi yang telah diperoleh.

Baca: KPK Lakukan OTT di Purbalingga, Bupati, Ajudan dan Pejabat Setempat Ditangkap

Minggu, 3 Juni 2018 pukul 01.00 Wita tim gabungan memasuki beberapa titik/check point di wilayah Pelabuhan Tunontaka untuk melaksanakan pengamatan dan pengawasan terhadap calon penumpang KM Lambelu. Pukul 03.00 Wita tim mengamankan seorang calon penumpang laki-laki dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Barang bukti sabu yang dimasukkan dalam Tupperware
Barang bukti sabu yang dimasukkan dalam Tupperware (HO/Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung)

Dia diduga membawa barang terlarang di dek kapal lantai 1. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan Narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan di dalam Tupperware. Selanjutnya yang bersangkutan diamankan dan dibawa ke Polsek KSKP.  Tersangka,  Arif Wicaksosno, saat dinterogasi mengaku baru satu kali membawa sabu.

“Sabu dia bawa dari Tawau, Malaysia, dengan tujuan Balikpapan. Untuk itu dia mengaku menerima upahRp 25 Juta. Barang bukti yang disita berupa satu kilogram sabu, satu telepon genggam, dan paspor atas nama yang bersangkutan,”jelas Danyon 621 Manuntung.

Baca: 5 Juni Diperingati Sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Sejarahnya

Dijelaskan, usai penangkapan, pukul 03.15 Wita Kapten Ctp Ari Wahana melaporkan melalui telepon kepada dia selaku  Dansatgas,  tentang hasil operasi yang telah diperoleh. Selanjutnya,  melalui telepon pula Rio melaporkan hasil operasi bersama tersebut ke Kapolres Nunukan,  AKBP Jepri Yuniardi, dalam rangka tindak lanjut operasi.

Tim gabungan Satgas Pamtas Yonif 621Mtg, dan Polres Nunukan yang sukses menggagalkan penyeludupan sabu melalui kapal.
Tim gabungan Satgas Pamtas Yonif 621Mtg, dan Polres Nunukan yang sukses menggagalkan penyeludupan sabu melalui kapal. (HO/Satgas Pamtas Yonif 621 Manuntung)

Selanjutnya, pukul 04.00 Wita, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Nunukan. Menurut Rio, saat ditangkap, tersangka hanya pasrah.  Riopun menyebut, upaya penyeldupan  barang illegal tersebut  memanfaatkan kepadatan arus mudik lebaran dengan menggunakan fasilitas umum.”

 Operasi ini merupakan bentuk sinergi TNI - Polri khususnya Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung dengan Polres Nunukan,”pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved