Berita Banjarbaru

Tiga Politisi Dapat Peringatan Tertulis Bawaslu Banjarbaru, Diduga Lakukan Pelanggaran Pidana Pemilu

Dugaan pelanggaran terkait dengan iklan kampanye pada salahsatu media cetak surat kabar harian, yang dilakukan oleh dua partai kota Banjarbaru.

Tiga Politisi Dapat Peringatan Tertulis Bawaslu Banjarbaru, Diduga Lakukan Pelanggaran Pidana Pemilu
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Bawaslu Banjarbaru saat menyampaikan laporan soal dugaan pelanggaran pidana pemilu di Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tiga politisi dari dua partai politik diberikan peringatan tertulis, Karena jadi temuan Bawaslu Kota Banjarbaru diduga melakukan pelanggaran pidana pemilu.

Pelanggaran temuan dugaan pelanggaran terkait dengan iklan kampanye pada salahsatu media cetak surat kabar harian, yang dilakukan oleh dua partai kota Banjarbaru.

Pelanggaran itu karena materi iklan berisi materi lambang partai, foto ketua dan sekretaris DPC. Merupakan perbuatan tindak pidana pemilih yang melanggar ketentuan pasal 492 ke-6 merupakan perbuatan tindak pidana pemilu yang melanggar ketentuan pasal 492 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Persib Bandung Liga 1 Pekan 13 Malam Ini

Dahtiar anggota Bawaslu kota Banjarbaru, koordinator divisi hukum dan penindakan pelanggaran mengatakan pada pelanggaran berupa iklan itu jelas ada logo parpol dan dua partai. " Sifatnya temuan langsung, bukan laporan, begitu melihat langsung masuk laporan," katanya.

Ahmad Jajuli ketua Bawaslu mengatakan hasil tindak lanjut hasil temuan. " Sosialisasi kan sudah jauh-jauh hari," katanya.
Normadina koordinator divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Banjarbaru juga menegaskan melalui surat imbauan yang sudah disebar ke parpol di Banjarbaru agar menghormati masa sebelum kampanye.

"Bila berikan informasi pencitraan , munculkan lambang atau nomor urut parpol memenuhi unsur masuk ke pelanggaran kampanye," katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help