Menyibak Misteri Gunung Halat Tabalong

Ada Bangunan Rumah Banjar yang Merana Terlihat Angker, Atapnya Ditumbuhi Tanaman Liar

Bangunan rumah banjar dari kayu itu berada di daerah yang jauh lebih tinggi di bandingkan posisi jala

Ada Bangunan Rumah Banjar yang Merana Terlihat Angker, Atapnya Ditumbuhi Tanaman Liar
dony usman
Rumah Banjar di Gunung Halat Desa Lano, Kecamatan Jaro, Tabalong, Tak terawat dan terlihat angker. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menjadi darah perbatasan Kalsel-Kaltim, di Gunung Halat Desa Lano, Kecamatan Jaro, Tabalong, ada ditemukan sebuah bangunan rumah banjar.

Bangunan rumah banjar dari kayu itu berada di daerah yang jauh lebih tinggi di bandingkan posisi jalan yang melintas. Posisinya sebelah kiri jalan bila dari arah Kaltim.

Namun sayangnya berdasarkan pantauan banjarmasinpost.co.id, rumah banjar yang menjadi penanda bagi Kalsel dan dulunya juga dimanfaatkan sebagai rest area, kondisinya kini nampak menyeramkan.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Perseru Serui vs Arema FC Liga 1 2018 Pekan 13 Malam Ini

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSIS Semarang vs Borneo FC Pekan 13 Liga 1 2018 Malam Ini

Baca: Ini Alasan Fans Via Vallen Tuduh Marko Simic, Posisi Lengan, Bahu, dan Sepatu

Bangunan rumah banjar nampak seperto rumah tua yang berada di antara beberapa pohon besar dan halaman yang dikelilingi tanaman tidak terawat.

Rumah Banjar di Gunung Halat Desa Lano, Kecamatan Jaro, Tabalong
Rumah Banjar di Gunung Halat Desa Lano, Kecamatan Jaro, Tabalong (dony usman)

Anak tangga untuk naik ke dalam rumah juga tidak utuh lagi sehingga sangat sulit untuk bisa dilewati.

Pintu rumah dengan model dua daun pintu terlihat terbuka dengan dinding bangunan sangat kusam.

Bukan hanya itu, di bagian atap nampak banyak tumbuh tanaman liar sehingga semakin membuat kondisinya menyeramkan.

"Dulu tidak begini kondisinya, ruang di dalam yang ada dua kamar dan satu ruang tengah masih bisa digunakan untuk isrirahat," kata penggiat wisata dari kecamatan Jaro, Loki Santoso.

Disampaikan Loki, dirinya bersama kawan-kawannya yang lain sempat beberapa kali melakukan perawatan agar bangunan masih bisa bagus terlihat.

Terakhir kali mereka melakukan perawatan pada sekitar tahun 2015 dan kondisinya masih lumayan baik.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help