Menyibak Misteri Gunung Halat Tabalong

Konon Dulunya Tempat Perkelahian Dua Makhluk Besar yang Sakti

Menjadi batas langsung dengan Kaltim ternyata ada cerita rakyat yang membuat Gunung Halat bisa menjadi titik perbatasan.

Konon Dulunya Tempat Perkelahian Dua Makhluk Besar yang Sakti
dony usman
Pintu masuk ke Kalsel bila dari Kaltim berada di kawasan Gunung Halat, Desa Lano Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Daratan yang berbatasan langsung dan menjadi pintu masuk ke Kalsel bila dari Kaltim berada di kawasan Gunung Halat, Desa Lano Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.

Menjadi batas langsung dengan Kaltim ternyata ada cerita rakyat yang membuat Gunung Halat bisa menjadi titik perbatasan.

Bahkan cerita rakyat yang berjudul Legenda Gunung Halat ini menjadi bagian dari buku dengan judul
Hikayat Tanjung Puri dan Tangisan Putri Galuh Sewangi: cerita rakyat Kabupaten Tabalong.

Baca: Lorenzo Bakal Duduki Kursi Empuk Bekas Pedrosa di Repsol Honda

"Dari cerita yang ada, konon dulunya di lokasi itu menjadi tempat pertempuran dua sosok besar yang sangat sakti, namanya Tilan dan Marlung," kata penulis cerita Legenda Gunung Halat, Loki Santoso yang diwawancarai banjarmasinpost.co.id.

Baca: Daerah Ini Bebaskan Bea Balik Nama dan Denda Pajak Kendaraan, Mantap!

Pintu masuk ke Kalsel bila dari Kaltim berada di kawasan Gunung Halat, Desa Lano Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.
Pintu masuk ke Kalsel bila dari Kaltim berada di kawasan Gunung Halat, Desa Lano Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong. (dony usman)

Makhluk tersebut memiliki tubuh yang besar sekali untuk ukuran manusia zaman sekarang, lebar dadanya lima jengkal.

Diawali dari Tilan yang datang ke lokasi itu untuk bertapa karena ingin mencari jodoh seorang perempuan dengan ukuran tubuh yang sama seperti dirinya.

Di tengah pertapaannya yang cukup lama itulah, ada sosok perempuan bernama Ambar yang merupakan putri dari Mratung, penunggu hutan dan gunung di situ.

Tapi rupanya saudara laki-laki Ambar yang bernama Maralung tak mau adiknya didekati Tilan, sehingga pertempuran terjadi.

"Karena sama-sama sakti, pertempuran mereka berlangsung lama," tambah Loki.

Di dalam pertempuran itu,
Tilan berubah wujud, menjadi ikan bermulut lancip dengan punggung berduri tajam tanpa sisik.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help