Ramadhan Zaman Now

Malam Lailatul Qadar, Begini Rasulullah SAW Lakukan I'tikaf dan Hal yang Membatalkan

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pada 10 hari terakhir Ramadhan, selalu melaksanakan i'tikaf untuk meraih Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar, Begini Rasulullah SAW Lakukan I'tikaf dan Hal yang Membatalkan
Wahdah Islamiyah
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - I'tikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih Lailatul Qadar.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pada 10 hari terakhir Ramadhan, selalu melaksanakan i'tikaf untuk meraih Lailatul Qadar.

Bahkan sebelum wafat, Rasulullah SAW beri'tikaf pada bulan Ramadhan itu selama 20 hari, sebagaimana termaktub dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibu Hurairah.

Pelaksanaan i 'tikaf oleh Rasulullah SAW dan para sahabat selama 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan itu erat kaitannya dengan Lailatul Qadar.

Baca: LIVE STREAMING Indosiar PSIS Semarang vs Borneo FC Liga 1 Pekan 13 : Link Live Streaming Vidio.com

Dalam artian, Nabi dan para sahabat beri'tikaf atau bertekun ibadah untuk berjaga-jaga ketika turun Lailatul Qadar seperti dilansir nu.or.id.

Awali dengan Niat

Niat misalnya, yang wajib dilaksanakan untuk setiap ibadah, juga wajib dilaksa­nakan ketika i'tikaf.

Karena petunjuk secara umum dalam suatu hadits telah jelas, bahwa setiap ibadah wajib disertai dengan niat.

Selain itu, orang yang sedang beri'tikaf juga wajib tinggal di dalam masjid, lantaran tinggal di dalam masjid merupakan unsur penentu untuk dapat disebut i'tikaf.

Orang-orang yang sedang i'tikaf juga wajib menghindarkan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkannya. Seperti, bersetubuh dan keluar dari masjid tanpa alasan yang sah.

Halaman
1234
Penulis: Restudia
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved