Menyibak Misteri Gunung Halat Tabalong

Prasasti Bertandatangan Mendagri dan 2 Gubernur Sebagai Penanda Batas, Kondisinya Berlumut

Di kedua sisinya nampak ada bangunan kecil dengan ornamen rumah adat terbuat dari kayu.

Prasasti Bertandatangan Mendagri dan 2 Gubernur Sebagai Penanda Batas, Kondisinya Berlumut
dony usman
Prasasti Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Di kawasan Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim berada di Desa Lano Kecamatan Jaro ini, berdiri sebuah gerbang dari besi.

Di kedua sisinya nampak ada bangunan kecil dengan ornamen rumah adat terbuat dari kayu.

Di atas gerbang bila melintas dari arah Kalsel maka akan ada tulisan yang terlihat 'Anda Memasuki Wilayah Kalimantan Timur'.

Baca: Heboh! Pelecehan Seksual Marko Simic - Via Vallen, DJ Dinar Ngaku Pernah Video Call dengan Simic

Tapi sebaliknya bila melintas dari arah Kaltim tidak ada terlihat tulisan kalau akan memasuki wilayah Kalsel.

Baca: Prediksi Skor PSIS Semarang vs Borneo FC Pekan 13 Liga 1 2018 Live Indosiar Vidio.com Malam Ini

Selain gerbang itu, dari pantauan banjarmasinpost.co.id yang langsung ke lokasi, juga terdapat sebuah prasasti.

Baca: Lagi Heboh Kasus Pelecehan, Via Vallen Malah Posting Foto Berhijab dan Tulisan Lailatul Qadar

Prasasti Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim.
Prasasti Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim. (dony usman)

Prasasti ini diletakan di tempat yang agak tinggi dibuat dari beton berlapiskan keramik.

Meski sudah dilindungi bangunan beratap tanpa dinding, ternyata kondisi prasasti sangat tidak terawat.

Lumut nampak menyelimuti prasasti, termasuk ukiran yang ada di dalam plang prasasti itu.

Dari ukiran tulisan yang bisa dibaca banjarmasinpost.co.id, prasasti itu merupakan penanda batas wilayah.

Prasasti Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim.
Prasasti Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim. (dony usman)

Di dalamnya tertera tahun penandatangan adalah 1990 dengan orang yang membubuhkan tandatangan Mendagri, Gubernur Kalsel dan Gubernur Kaltim.

Untuk Mendagri di prasasti tertulis nama Rudini, Gubernur Kalsel tertulis HM Said dan Gubernur Kaltim tertulis M Ardans.

Kemudian di dekatnya, tepatnya di halaman Pos Pol Subsektor Gunung Halat juga ada terdapat sebuah benda seperti batu yang cukup besar dengan dilapisi cat warna coklat.

Pol Subsektor Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim.
Pol Subsektor Gunung Halat di Kabupaten Tabalong yang menjadi batas Kalsel dan Kaltim. (dony usman)

Di atasnya bertuliskan kalimat 'kenang2an merehap gapura 1995' dengan cat putih dengah kondisi sudah redup.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved