Berita Banjarmasin

Berangkat dari Hobi Dina Hasilkan Jutaan Rupiah, Berobsesi Membuat Galeri Digital Art

Bahkan, dari hobi satu ,ini dara berusia 22 tahun ini mampu meraup rupiah yang terbilang cukup banyak untuk ukuran seusianya.

Berangkat dari Hobi Dina Hasilkan Jutaan Rupiah, Berobsesi Membuat Galeri Digital Art
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Dina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pernah mendengar mengenai fan art? Ya, fan art merupakan seni mengolah gambar. Seni ini tak terbatas pada kertas ataupun kanvas. Hasilnya pun dapat diaplikasikan pada media apapun. Itu lah seni yang sedang digemari oleh Dina Mizanie.

Bahkan, dari hobi satu ini, dara berusia 22 tahun ini mampu meraup rupiah yang terbilang cukup banyak untuk ukuran seusianya.

Bagaimana caranya? Dina Mizanie mengaplikasikan karya menggambarnya ke beberapa media seperti gantungan kunci, pin, stiker, art print hingga comician.

Dari kepiawainnya itu, Dina pernah meraup untung Rp 2 juta dalam sehari. Dina mendapatkan keuntungan itu saat festival Jepang di SMAN 1 Banjarmasin beberapa tahun silam.

Baca: Pesbukers Kena Tegur Lagi, Kali ini MUI Minta Tayangannya Dihentikan Bersama 4 Program Televisi Lain

Baca: PT Sebuku Menang di PTUN Banjarmasin, Sekda Kalsel: Kami Akan Banding ke PT TUN di Jakarta

Dina hanya fokus menggambar, sedangkan perangkat pendukung seperti gantungan kunci dan lainnya dipesannya dari tempat lain.

Dina berujar, keuntungan membuat karya fan art bisa mencapai 100 persen. "Satu gantungan kunci modalnya hanya Rp 10 ribu. Tapi seni nggak sebatas lihat untung, ada karya yang tak dapat dinilai dari uang," kata cewek penyuka blazer bercorak etnis ditemui Selasa (5/6) tempatnya mangkal di Siring Pierre Tendean.

Hasil karya Dina juga sudah melenggang ke beberapa daerah di Indonesia. Beberapa karyanya pernah di pesan temannya di pulau Jawa.

Halaman 1 Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (7/6/2018)
Halaman 1 Banjarmasin Post Edisi Cetak Kamis (7/6/2018) ()

Membuat karya yang seperti itu rupanya ada prosesnya. Bermula dari hobi menggambar di kertas, alumnus Universitas Lambung Mangkurat jurusan Ilmu Komunikasi ini kemudian menuangkannya dalam bentuk digital melalui pen tablet.

Baca: Gugatan PT Sebuku Sejaka Coal Putus! PTUN Batalkan Keputusan Gubernur Kalsel

Dina memang gemar menggambar sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, dia masih menggunakan peralatan manual seperti kertas, pensil warna, hingga spidol.

Bahkan, saat kelas V SD Dian sudah mulai kreatif membuat gambar yang kemudian dituangkannya ke pin.

Halaman
123
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help