Berita Tanahbumbu

Kenek dan Sopir Taksi Angkutan Mudik Lebaran Tanahbumbu Dites Urine, Ini Tujuannya

Semua sopir dan kenek diperiksa urinennya. Sebab, nyama penumpang tergantung dari pembawaan sopir selama perjalanan jauh.

Kenek dan Sopir Taksi Angkutan Mudik Lebaran Tanahbumbu Dites Urine, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pengecekan kesehatan dan tes urine sopir angkutan umum di Tanahbumbu menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Menjelang hari puncak pelaksanaan mudik Lebaran Idul Fitri 2018, jajaran Dinas Perhubungan Tanahbumbu dan Satuan Lalu Lintas Polres Tanahbumbu melakukan pemeriksaan kesehatan sopir taksi angkutan umum.

Pemeriksaan itu semata-mata untuk menghindari sopir yang menggunakan obat-obatan atau memiliki penyakit yang bisa berdampak saat membawa mobil. Bersama dengan Dinas Kesehatan Tanahbumbu melakukan pemeriksaan kesehatan semua sopir dan keneknya.

Ada sebanyak 72 sopir yang diperiksa mulai dari angkotan kota, taksi colt hingga bus semuanya diperiksa. Bahkan untuk memastikan sopir terhindar dari obat-obatan terlarang, mereka juga menjalani tes urine.

Semua sopir termasuk keneknya diperiksa urinennya. Sebab, nyama penumpang tergantung dari pembawaan sopir selama perjalanan jauh.

Baca: Pesbukers Kena Tegur Lagi, Kali ini MUI Minta Tayangannya Dihentikan Bersama 4 Program Televisi Lain

Baca: PT Sebuku Menang di PTUN Banjarmasin, Sekda Kalsel: Kami Akan Banding ke PT TUN di Jakarta

Hal ini diutarakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu, Eryanto Rais, Kamis (7/6/18). Dia mengetakan pengecekan kendaraan mudik itu dilaksanakan untuk kedua kalinya selama Ramadhan ini. Pemeriksaan kali ini merupakan yang terakhir dan berjalan dengan lancar.

"Untuk semua kendaraan angkutan orang dan barang dianggap laik. Bila pun ada kekurangan diminta untuk memperbaikinya dan tidak dibenarkan mengangkut orang bila ada masalah," katanya.

Dia juga mengatakan dari hasil pemeriksaan urine, tidak ada yang positif. Semuanya negatif menggunakan narkotika. Meski begitu, mereka tetap diminta untuk mengutaamakan keselamatan penumpangnya.

Baca: Gugatan PT Sebuku Sejaka Coal Putus! PTUN Batalkan Keputusan Gubernur Kalsel

"Sementara hasilnya tidak ada yang positif. Penumpang juga dihimbau memilih kendaraan yang bagus dan memiliki stiker dari Dishub dalam memilih kendaraan mudik," kata Eryanto Rais.

Pada pemeriksaan itu, juga ada kunjungan kerja dari Jujun Endah Wahyuningrum selaku Direktur Prasarana Ditjen Perhubungan Darat pada Kementrian Perhubungan yang saat itu didampingi Kepala BPTD Wilayah XV provinsi Kalsel, Ardono.

Pada kesempatan itu, Jujun Endah pun menyempatkan diri memantau keadaan pemeriksaan kesehatan supir sebagai kesiapan angkutan arus mudik. Selain itu, Jujun juga sempat menyapa penumpang yang ada agar berhati-hati selama perjalanan. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help