Seputar Kalteng

Paman Tega Berbuat Cabul pada Keponakannya, Korban Diikat Lalu Digarap Saat Pulang Sekolah

Sahruji alias Uji (54), lelaki yang sehari-harinya sebagai petani ini ditangkap jajaran Reskrim Polsek Kapuas Kuala

Paman Tega Berbuat Cabul pada Keponakannya, Korban Diikat Lalu Digarap Saat Pulang Sekolah
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sahruji alias Uji (54), lelaki yang sehari-harinya sebagai petani ini ditangkap jajaran Reskrim Polsek Kapuas Kuala Kalteng di rumahnya, Saka Mambai, Desa Bandar Mekar, Kecamatan Tamban Catur, Kapuas, Kalteng, Selasa (5/6/2018) sekitar pukul 11.00 Wib.

Tersangka yang layak disebut penjahat kelamin itu dilaporkan orangtua korban bernama Udin (39).

Udin sempat tak percaya kalau Uji yang merupakan paman dari korban melakukan perbuatan bejat.

Sebab apa yang dilakukan tersangka sudah diluar batas dan jelas-jelas melanggar norma-norma agama. Apalagi perbuatan itu dilakukannya terhadap anak di bawah umur.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, melalui Kapolsek Kapuas Kuala Iptu Juhri Muhammad yang dikonfirmasi, Kamis (7/6/2018) menyatakan, berdasarkan laporan dari korban Dewi (bukan nama sebenarnya) kepada polisi, didampingi ayahnya, perbuatan itu dilakukan tersangka pada saat rumah dalam keadaan sepi.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persela vs Mitra Kukar Malam Ini via Streaming Indosiar

Awal kejadian, ungkap Juhri Muhammad, di bulan Mei 2018 sekitar pukul 11.00 Wib (lupa tanggalnya), pada saat korban pulang sekolah, korban berganti dan rebahan di ruang tengah.

Tiba-tiba datang tersangka Uji dan kemudian menelepon temannya bernama Usin (kini menjadi DPO) untuk datang ke rumah. Kemudian setelah Udin datang, tersangka menyuruh Udin untuk menutup pintu.

Kemudian tersangka memerintahkan kepada Udin untuk mengikat kedua tangan korban dengan tali rapia (rumput Jepang). Setelah itu Udin disuruh pulang, selanjutnya tersangka melepaskan celana korban, kemudian tersangka berusaha memasukkan kemaluannya ke kemaluan korban.

Baca: Live O Channel! Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Madura United Liga 1 Malam Ini Jam 20.30

Tersangka sempat mengancam korban, agar tidak menceritakan kepada orang lain, dan apabila korban bercerita, maka korban akan dibunuh. Terungkapnya kasus ini pada Minggu (3/6/2018) siang. Korban mencerikan perbuatan tersangka kepada ayahnya.

Setelah berjalan dua hari, tepatnya Selasa (5/6/2018) ayah korban mengadu ke Polsek Kapuas Kuala. Dari laporan itu, selain memeriksa korban dengan didampingi orangtuanya, polisi juga memeriksa beberapa orang saksi-saksi, seperti Udin serta Idup (19).

"Anggota kami juga mengumpulkan barang bukti dan melakukan visum terhadap korban," terang kapolsek yang murah senyum itu.

Dalam perkara ini, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 81 ayat 1, ayat 2, ayat 3 UU RI No.17 thn 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang No1 thn 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI no.23 thn 2002 ttg Perlindungan Anak Jo pasal 294 ayat (1) KUHPidana. (Banjarmasinpost.co.id/Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved