Kriminalitas HST

Suami Masih dalam Rutan, Rayhelda Ikutan Bisnis Sabu, Ini Yang Terjadi Saat Digerebek Polisi

Warga Jalan Brigjen H Hasan Basri Rt 002.Rw 001 Kelurahan Bukat, Barabai, HST ini, justru mengikuti jejak suaminya,

Suami Masih dalam Rutan, Rayhelda Ikutan Bisnis Sabu, Ini Yang Terjadi Saat Digerebek Polisi
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kapolres HST dan jajarannya saat memberikan keterangan pers tentang pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di HST, Kamis (7/6/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tertangkapnya sang suami gara-gara bisnis sabu, hingga divonis pidana penjara, dan sekarang masih menjalani hukuman di rumah tahanan (Rutan Barabai) rupanya tak menjadi pelajaran yang cukup bagi Rayhelda (40).

Warga Jalan Brigjen H Hasan Basri Rt 002.Rw 001 Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah ini, justru mengikuti  jejak suaminya, jualan sabu.

Namun, mengaku hanya sempat berbisnis sabu dua bulan, ibu tiga anak ini tertangkap. Dia tertangkap Satres Narkoba Polres HST yang menerima informasi masyarakat, perempuan yang mengaku pedagang kaki lima di pasar Hanyar Barabai itu, ditangkap, setelah anggota dari Satres Narkoba melakukan penggeledahan di rumahnya, Rabu 6 Juni 2018, pukul 12.00 Wita.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persela vs Mitra Kukar Malam Ini via Streaming Indosiar

Kapolres HST AKBP Saban Atmojo,dalam keterangan Pers Kamis (7/6/2018 menjelaskan, dari rumah tersangka, ditemukan narkotika jenis sabu sebanyak lima paket, dengan berat 3,05 gram sabu, satu kotak rokok, satu kotak merah, satu timbangan digital, satu dompet, satu tas plastik hitan, 20 lembar klip plastic kecil dan satu telepon genggam nokia.

“Lima peket sabu itu disimpan dalam kotal dan dua paket bungkus plastic warna hitam ditemukan di belakang rumah. Jadi tersangka sempat membuangnya ke belakang rumah, namun berhasil ditemukan anggota kami,”kata Sabana. Tersangka dan barang buktipun akhirnya dibawa ke Mapolres untuk proses hukum. Dia dijerat pasal 114 sub pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009  tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Rayhelda, saat konfrensi Pers di haaman Mapolres HST, kepada media mengaku, membeli sabu tersebut dengan modal Rp 4 juta, dijual per paket Rp 300 ribu. Dia mengatakan, sabu dipesan melalui telepon, dengan nomor yang tak dikenali, karena menggunakan nomor pribadi.

Baca: Penjual Emas Imitasi Asal China Dideportasi, Tak Bisa Bahasa Indonesia Begini Cara Transaksinya

“Kalau uangnya sudah ditransfer melalui bank, baru barangnya diantar. Itupun naruhnya di halaman rumah,”bebernya.

Dengan sistem tersebut, tersangka menyatakan tak mengenali secara langsung penjualnya. Mengenai alasan bisnis risiko tinggi itu, tersangka beralasan terdesak kebutuhan hidup, karena dia menghidupi sendiri tiga anaknya. Tersangka sendiri sehari-hari menjadi tukang cuci pakaian dengan penghasilan tak seberapa. “Saya terpaksa melakukan ini,”katanya.

Pada hari yang sama, Polres HST juga menangkap MF (19), warga jalan Kembang Melur Barabai, dengan barangbukti sebanyak 0,29 gram dan uang tunai Rp 235.000 yang diduga hasil penjualan sabu. Kapolres menyebutkan, tersangka ditangkap di Jalan Bintara Sungai Tabuk, depan Kantor Disdukcapil HSTpukul 21.30 wita, saat hendak transaksi dengan pembelinya. Saat itu tersangka mengantarkan pesanan salah satu pembelinya.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persela Lamongan vs Mitra Kukar Liga 1 Pekan 13 Malam Ini

Kamis (7/5/2018), pukul 01.30 wita, juta tertangkap tangan ARS (21), warga Jalan Perintis Kemerdekaan Benawa Tengah, Kecamatan Barabai. Terangka tertangkap di Pasar Keramat Barabai, di pasar sayur saat mengantarkan pesanan sabu. Anggota Satres Narkoba yang sudah mendapat informasi masyarakat berhasil menciduknya dan menemukan barang bukti satu paket berisi 0,19 gram sabu.    

Sebelumnya, juga tertangkap tangan MP (20) warga Desa Mahang Kecamatan Pandawan, saat transaksi sabu dengan pembeli dengan barang bukti satu paket sabu  seberat 0,46 gram. Tersangka tertangkap di Desa Matang Ginalon Kecamatan Pandawan, depan Gudang Bulog. Kapolres menyampaikan terimakasih kepada masyarakat HST yang selama ini bekerjsama dengan Polri dengan aktif melaporkan tindak kejahatan narkotika ke Polres HST. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help