Kriminalitas Tapin

Terduga Pencuri Kendaraan Bermotor Ini Menangis Ingat Lebaran

Nasib Rahmad (18) bukannya untung tetapi buntung, setelah membawa pergi sepeda motor milik seorang warga Desa Waringin

Terduga Pencuri Kendaraan Bermotor Ini Menangis Ingat Lebaran
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Rahmat masuk tahanan Polsek Bakarangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Nasib Rahmad (18) bukannya untung tetapi buntung, setelah membawa pergi sepeda motor milik seorang warga Desa Waringin Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin, Rabu (6/6/2018).

Pada Selasa malam, sekitar jam 23.00, Rahmad mengambil sebuah sepeda motor yang di parkir di samping rumah korban.

"Saya mau kencing, lalu melihat sepeda motor di samping rumah, kebetulan kuncinya masih menancap di stop kontaknya, lalu saya bawa," ucap Rahmad kepada Banjarmasinpost.coid, Kamis (7/6/2018) siang.

Baca: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 22 Ramadhan, Kamis 7 Juni 2018 di Jakarta, Bandung, Surabaya, Lainnya

"Setelah saya ambil sepeda motor itu, lalu saya bawang ke arah Dulang. Melihat ada polisi di Bundaran Dulang, saya tancap gas ke jalan By Pass," jelas Rahmad.

"Ketika berada di jalan By Pass, saya berpapasan dengan mobil truk, kemudian roboh, sepeda motornya rusak, lalu saya tinggal sepeda motor itu di pinggir jalan By Pass," lanjut Rahmad.

"Pada Rabu pagi, saya ditangkap polisi di rumah keluarga di Bakarangan. "Saya bukan mencuri motor tersebut, saya hanya ingin membawa jalan-jalan," aku Rahmad.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persela vs Mitra Kukar Malam Ini via Streaming Indosiar

Namun polisi tidak percaya dengan alasan Rahmad tersebut. "Rahmad terduga pencuri sepeda motor, telah kita amankan dalam tahanan untuk menjalani pemeriksaan," jelas Kapolsek Bakarangan AKP Zainal Effendi kepada BPost online.

Terduga tinggal di Manarap Tengah, Kabupaten Banjar. Bersangkutan tinggal di Bakarangan, baru tinggal sebulan di rumah keluarganya, jelas kapolsek.

Dalam tahanan polsek itu, Rahmad sempat menangis, menyesali perbuatannya.

"Saya menangis ini, sebab ingat orangtua, saya menyesal, pacangan kada kawa berlebaran," pungkas Rahmad.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help