Cewek Arab Bikin KTP di Kalsel

Begini Nasib Salwa Bila Kembali ke Arab, Ini Syarat WNA Menjadi WNI

Untuk menjadi seorang WNI, WNA yang telah memenuhi syarat administrasi, seseorang harus lulus dalam berbahasa Indonesia

Begini Nasib Salwa Bila Kembali ke Arab, Ini Syarat WNA Menjadi WNI
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Salwa Hamzah WNI asal Arab Saudi saat di Kantor Imigrasi Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Salwa Hamzah (34), bisa kembali bekerja di Arab Saud dan berangkat lagi ke Makkah karena masih memiliki Izin Kembali (Re-Entry Permit atau Igomah/dalam Bahasa Arab) yang masih berlaku.

"JIka itu terjadi, ia akan tinggal menumpang di tempat kakak perempuannya yang sudah menikah dengan seorang WNI juga tetapi merupakan Penduduk Tetap Makkah," ucap Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id.

Dodi menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang WNI, WNA yang telah memenuhi syarat administrasi, seseorang harus lulus dalam berbahasa Indonesia dan dapat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta hafal urut-urutan Pancasila.

Baca: Link Live Streaming PSM Makassar vs Persebaya via Streaming Indosiar Malam Ini

Baca: Ini Profesi Salwa, Cewek WNI Arab Selama di Makkah, Kisahnya Bikin Haru, Kini Dia Punya Impian

Baca: Kontrak Tak Diperpanjang Pesbukers, Shaheer Sheikh Pamit ke Vega Dkk Pulang ke India, Ayu Ting Ting?

Jadi sudah sepantasnya para diaspora WNI fasih berbahasa Indonesia atau bahkan menduniakan Bahasa Indonesia agar Indonesia Menjadi Bangsa Berkelas Dunia.

"Jika kita semua setuju dengan gagasan menduniakan Bahasa Indonesia, kita dapat memulainya dari tingkat ASEAN terlebih dahulu. Jadikan Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu sebagai Bahasa resmi ASEAN karena hampir di semua negara ASEAN banyak masyarakat yang dapat berbahasa Indonesia atau Melayu seperti di Singapura, Malaysia, Thailand Selatan, Filipina Selatan dan Timor Timur yang menurut keyakinan saya para penutur Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu ini; jumlahnya sangat banyak atau mayoritas. Demikian Dodi menutup pernyataannya," bebernya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help