Cewek Arab Bikin KTP di Kalsel

Ini Profesi Salwa, Cewek WNI Arab Selama di Makkah, Kisahnya Bikin Haru, Kini Dia Punya Impian

Dia selalu terbata-bata ketika bertutur dalam bahasa Indonesia dab bahasa Banjar. Salwa seorang WNI lahir dibesarkan di Makkah.

Ini Profesi Salwa, Cewek WNI Arab Selama di Makkah, Kisahnya Bikin Haru, Kini Dia Punya Impian
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Dari kiri ke kanan, Kadiv Imigrasi, Kadis Dukcapil HSS, Salwa dan Bibinya, Dadah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Salwa Hamzah (34), lahir di Makkah. Pemegang Paspor RI (PPRI) Nomor B1723456 dikeluarkan oleh KJRI Jeddah tanggal 28 Januari 2016 berlaku sampai 2021.

Dia selalu terbata-bata ketika bertutur dalam bahasa Indonesia, apalagi bahasa Banjar. Salwa seorang WNI, lahir dibesarkan di Makkah. Anak kedua dari dua bersaudara, lama ditinggalkan kedua orangtuanya hingga akhirnya diasuh keluarga di Makkah.

Selama lahir, tinggal dan sekolah ya di Makkah, ke Indonesia paling baru empat kali.

Baca: Pesbukers Ditegur MUI, Bos ANTV Datangkan Raja Jalal, Rajat Tokas dan Pulangkan Shaheer Sheik

Dia selama ini ia bekerja sebagai resepsionis di Klinik Kesehatan di Makkah, sayangnya, sebagai orang asing dia harus membayar pajak yang mahal karena yang diutamakan warga negara setempat.

Salwa keponakan dari Dadah, seorang guru SMP di Kandangan. Beruntung, kini Salwa ada yang menampung di HSS.

"Setelah memiliki KTP ini akan mencari peluang untuk dapat bekerja di Indonesia misalnya sebagai guru atau penterjemah. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Tapi akan terlebih dahulu belajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Banjar dulu di Kandangan," ucap Dadah. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help