Berita Tanahbumbu

Polisi Bantu Evakuasi Penumpang yang Melahirkan di Kapal Makassar Batulicin

Proses melahirkan itu terjadi saat berada di tengah laut dalam perjalanan menuju Batulicin.

Polisi Bantu Evakuasi Penumpang yang Melahirkan di Kapal Makassar Batulicin
man hidayat
Polsek Simpangempat bersama dengan Polsubsektor KPLS membantu melakukan evakuasi dari kapal menuju mobil ambulan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kejadian melahirkan di kapal merupakan kejadian langka dan jarang ditemui. Namun kali ini, Kapal tujuan Batulicin - Makassar, seorang ibu yang tengah hamil tua akhirnya harus melahirkan di dalam kapal.

Proses melahirkan itu terjadi saat berada di tengah laut dalam perjalanan menuju Batulicin. Persalinan akhirnya berjalan dengan normal. Ibu dan bayi yang lahir selamat dan sehat yang saat itu dibantu petugas medis kapal.

Setibanya di pelabuhan Samudra Batulicin, jajaran Polsek Simpangempat bersama dengan Polsubsektor KPLS membantu melakukan evakuasi dari kapal menuju mobil ambulan. Proses evekuasi kapal terbilang sulit, petugas pun membawanya dengan tandu untuk menuruni tangga membawa sang ibu turun dari kapal.

Baca: Pesbukers Ditegur MUI, Bos ANTV Datangkan Raja Jalal, Rajat Tokas dan Pulangkan Shaheer Sheik

Baca: Cristiano Ronaldo Diisukan Hengkang ke Club ke Musuh Besar Real Madrid, Manchester United

Tampak anggota Polri ini sigap untuk melakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah Sakit Marina Permata Simpangempat Tanbu.

Kapolsek Simpangempat Tanbu, Iptu Setiawan Malik, Sabtu (9/6/18) mengatakan penumpang tersebut melahirkan di kapal dan tiba di Pelabuhan Samudra Batulicin, pada Jumat pukul 22.00 wita. Saat itu penumpan kapal yang sedang hamil tua menumpangi kapal KM Dharma Ferry III tujuan Batulicin.

Polsek Simpangempat bersama dengan Polsubsektor KPLS membantu melakukan evakuasi bayi dari kapal menuju mobil ambulan.
Polsek Simpangempat bersama dengan Polsubsektor KPLS membantu melakukan evakuasi bayi dari kapal menuju mobil ambulan. (man hidayat)


Diketahui, nama perempuan yang melahirkan tersebut adalah Nurlaela (38)warga asal Sifnana Rt 025 RW 005 Desa Sifnana Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Maluku yang kini tinggal di Tanahbumbu. Saat itu bersama dengan suaminya, Tajudin (44).

Setiawan Malik menjelaskan kronologi penumpang melahirkan di kapal. Nurlaela berangkat dari pelabuhan Makassar tujuan Batulicin dalam keadaan hamil 9 bulan. Sebelum berangkat, Nurlaela sudah mendapatkan penjelasan dari petugas medis kapal yaitu Imam.

Apabila selama mengikuti pelayaran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan diatas kapal maka pihak tersebut tidak akan menuntut secara hukum baik kepada petugas medis maupun pihak PT Dharma Lautan Utama yang disertai surat pernyataan.

"Pada saat kapal sudah berlayar, tepatnya pada hari Jumat dinihari sekitar pukul 01.30 wita keluarga lapor ke petugas menginformasikan bahwa Nurlaela mengalami keluhan sakit perut. Petugas medis kapal langsung melakukan observasi. Saat itu juga, maka dilakukan persalinan persalinan normal dan tepat pukul 04.30 wita, akhirnya bayi lahir dalam keadaan sehat," katanya.

Dijelaskan Setiawan Malik, setibanya di Pelabuhan Samudera Batulicin, polisi pun sudah siap untuk melakukan evakuasi ke RS Marina Permata Hospital. Dimana saat itu, jajaran polisi. Sudah bersiap melakukan evakuasi yang terdiri dari Kapolsubsektor KPLS Ipda I Ketut Arta, Aiptu Sukamto, Bripka Jurnal Arufudun, Bripka Aris Tri Jatmiko, Bripka Budi Waluyo.

"Nurlaela sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Alhamdulillan ibu dan anaknya lahir dengan normal dan sehat," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help