MotoGP

Casey Stoner Bongkar 'Rahasia' Strategi Marc Marquez Saat Balapan dan Tips Mengalahkannya

Seringkali pebalap berkebangsaan Spanyol itu melakukan serangan pada akhir balapan jika sedang tidak berada di posisi terdepan.

Casey Stoner Bongkar 'Rahasia' Strategi Marc Marquez Saat Balapan dan Tips Mengalahkannya
MOTORSPORT.COM
Casey Stoner dan pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemegang dua gelar juara dunia MotoGP, Casey Stoner, mengatakan bahwa dirinya tidak akan meniru langkah Marc Marquez (Repsol Honda) jika berada posisi yang sama.

Marc Marquez dikenal sebagai pebalap yang berani mengambil risiko ketika balapan.

Seringkali pebalap berkebangsaan Spanyol itu melakukan serangan pada akhir balapan jika sedang tidak berada di posisi terdepan.

Agresivitas Marc Marquez ditunjukkan pada seri perdana MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Baca: Jadwal MotoGP Catalunya 2018 - Catatan Buruk Rossi di Ducati Sempat Dijadikan Senjata Pebalap Lain

Pada saat itu, The Baby Alien terus melancarkan serangan demi memenangkan duel sengit melawan Andrea Dovizioso yang pada akhirnya menjadi pemenang MotoGP Qatar 2018.

Baca: Jadwal MotoGP Catalunya 2018 - Ini Alasan Valentino Rossi Waspadai Lorenzo yang Pindah ke Honda

"Tidak ada keraguan bahwa dia mengambil lebih banyak risiko dibandingkan saya," kata Casey Stoner dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP.

"Dan saya tidak akan melakukan apa yang dia lakukan dalam beberapa lap terakhir," lanjutnya.

Sementara itu, pebalap penguji tim Ducati itu lebih memilih terus memberikan tekanan kepada Marquez andai dirinya masih membalap pada ajang MotoGP.

Baca: Jelang MotoGP Catalunya 2018 - Sindiran CEO Ducati pada Jorge Lorenzo

Langkah tersebut bakal diambil Casey Stoner karena menilai pemegang empat gelar juara dunia MotoGP itu sering melakukan kesalahan jika berada dalam tekanan.

"Marquez senang mengambil risiko. Namun, saya akan terus menekan Marquez hingga dia melakukan kesalahan," ujar Stoner.

"Dan saya tahu saya bisa mengalahkannya pada beberapa kesempatan, hanya karena Andrea Dovizioso bisa melakukannya, begitu pula dengan Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi," lanjutnya.

Editor: Didik Trio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help