Berita Hulu Sungai Tengah

Guru Murjani Minta Tak Ada Pesta Kembang Api dan Petasan di HST Saat Malam Takbiran

KH Murjani, atau Guru Murjani mengimbau warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar umat muslim di HST tak lagi merayakan

Guru Murjani Minta Tak Ada Pesta Kembang Api dan Petasan di HST Saat Malam Takbiran
dok.
Malam takbiran di Barabai tahun sebelumnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - KH Murjani, atau Guru Murjani mengimbau warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar umat muslim di HST tak lagi merayakan malam lebaran Idul Fitri dengan pesta kembang api dan petasan.

Menurut pimpinan majelis Sabilal Muhtadin Haruyan, yang juga Ketua MUI Haruyan ini, pesta kembang api dan petasan bukanlah budaya Islam.

Selain bukan budaya Islami, juga lebih banyak membawa mudharat karena selain tak ada mamfaatnya, juga sering membahayakan jiwa.

Sering mereka yang lagi pesta kembang api dan petasan percikan apinya mengenai badan, hingga ada sepeda moptor dan rumah terbakar akibat hal tersebut.

Baca: Kepergian Shaheer Sheik Dari Pesbukers Diantar Pelukan Zaskia Gotik, Ayu Ting Ting Sempat Geram!

Baca: Live Streaming WorldSSP300 Sirkuit Brno via Streaming Fox Sport 3, Pebalap Indonesia Pole Position

“Kami mengimbau segera ditinggalkan budaya petasan dan kembang api. Kembali keajaran agama Islam yang murni. Malam idul fitri diisi dengan takbiran,” kata Murjani, saat ditemui usai memberi tausyiah dalam rangka Nuzulul Quran, di Mapolres HST Rabu lalu.

Disebutkan, pesta kembang api hanya perbuatan sia-sia dan mubazir.

Lebih baik, jelas dia uangnya buat infak ke masjid, atau sedekah ke fakir miskin dan anak yatim, akan lebih berguna.

Sementara itu, mengantisipasi tradisi kembang api dan petasan, dilakukan Pemkab HST sejak lebaran 2017 lalu, dengan menggunakan lapangan Dwiwarna yang biasanya jadi pusat keramaian menjadi tempat takbiran.

“Tak hanya saat malam lebaran, tapi saat pergantian tahun 2017 ke 18 lalu, lapangan Dwiwarna kapai pakai buat kegiatan Gebyar Shalawat dan Habsy. Jadi tak ada peluang pesta kembang api di alun-alun kota Barabai,” kata Sekda HST H Ahmad Tamzil.

Tamzil pun sepakat dengan ulama, lebih baik uang untuk pesta kembang api dan petasan digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat, seperti infak ke masjid atau sedekah kepada fakir miskin dan anak-anak yatim.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved