Seputar Kaltim

Nelayan Kaltim Hadang Tongkang Batu Bara di Perairan Laut Manggar Balikpapan

Sabtu (9/6/2018) pagi, ratusan nelayan Manggar Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur menuju perairan laut sekitar

Nelayan Kaltim Hadang Tongkang Batu Bara di Perairan Laut Manggar Balikpapan
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
Ratusan nelayan Manggar Kota Balikpapan menuju perairan laut sekitar 8 mil untuk berdemo, Sabtu (9/6/2018) pagi. Mereka melakukan aksi unjuk rasa blokade kapal tanker batu bara. 

Kapal nelayan pun mendekat dan bertambat di satu kapal tanker secara beriringan.

Kala itu kapal tanker tidak melakukan aktivitas menampung batu bara dari ponton.

Para nelayan berkumpul di kapal tongkang batu bara Fortuna 35, Tanjung Priok.

Para nelayan sedang menunggu pihak kapal tanker untuk menanggapi tuntutan nelayan.

Nelayan pun berkesempatan membentangkan spanduk protes yang berisi kritikan.

Hal ini berlangsung sekitar pukul 10.30 Wita.

Tulisan itu berpesan bahwa, "Batu Bara Membunuh Nelayan." Dan ada juga bentangan spanduk bertuliskan, "Usir Tongkang Batu Bara dari Wilayah Tangkapan Nelayan."

Kegiatan protes para nelayan ini berangkat dari kekecewaan, kondisi laut yang kini diduga tercemar bongkahan batu bara.

Ini disampaikan Sakirang, Koordinator Aksi Blokade Nelayan Manggar, saat bersua dengan Tribunkaltim.co usai lakukan aksi di tengah laut Manggar, Sabtu (9/6/2018) siang.

Ia mengatakan ada kegiatan curahan batu bara dari ponton ke kapal tanker di perairan Manggar sangat mengganggu pencarian ikan.

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved