Berita Hulu Sungai Selatan

Sembilan Warung Malam di 3 Kecamatan Ditutup Paksa Satpol PP HSS, Ini Kesalahannya

Untuk menciptakan suasana aman dan nyaman dalam bulan ramadhan, tim gabungan kembali melakukan kegiatan razia di wilayah Kabupaten

Sembilan Warung Malam di 3 Kecamatan Ditutup Paksa Satpol PP HSS, Ini Kesalahannya
(Foto: Satpol PP HSS) Anggota Satpol PP HSS merazia warung malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Untuk menciptakan suasana aman dan nyaman dalam bulan ramadhan, tim gabungan kembali melakukan kegiatan razia di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu, (10/6/208).

Tim gabungan terdiri atas Satuan Polisi pamong praja (Satpol PP) HSS, TNI dan Polri berkeliling melakukan operasi cipta kondisi dari pukul 00.00 WITA hingga 03.00 WITA.

Lokasi yang menjadi sasaran giat mulai dari wilayah Kecamatan Kandangan, Kecamatan Sungai Raya dan wilayah Negara yang terdiri dari tiga kecamatan yakni Daha Barat, Daha Utara dan Daha Selatan.

Sejumlah fasilitas umum seperti taman hingga warung malam menjadi lokasi giat yang diperiksa oleh tim gabungan. Satu demi satu lokasi yang mencurigakan dilakukan pemeriksaan.

Kepala Satpol PP HSS Roni Rusnadi mengatakan kegiatan cipta kondisi dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat di HSS selama bulan ramadhan.

"Hasil giat yang dilakukan, ada empat warung di tutup paksa di wilayah Kandangan. Dua warung di Kecamatan Sungai Raya dan tiga warung di wilayah Negara," katanya, Minggu, (10/6).

Selain itu, pihaknya juga ada mengamankan empat orang di wilayah Negara dalam kondisi mabuk.

Ditegaskannya bahwa selama bulan Ramdhan, untuk warung malam tidak boleh buka hingga pukul 00.00 WITA. Setelah dilakukan teguran, maka warung yang masih bandel akan ditutup paksa.

Adanya kegiatan cipta kondisi selama Ramadhan disambut positif oleh warga HSS. Mengingat kondisi aman dan nyaman sangat diperlukan selama Ramadhan.

"Kita sangat mendukung dengan adanya giat cipta kondisi oleh tim gabungan. Kalau perlu dilakukan tiap malam," kata Ridha, Warga Kandangan.

Adanya giat cipta kondisi itu paling tidak bisa mengurangi dan mencegah adanya kemungkinan tindakan asusila yang bisa terjadi di warung malam.

"Apalagi bila warung-warung itu buka lebih dari tengah malam, sehingga patut dicurigai adanya kegiatan yang kurang baik. Jadi sudah pas saja, warungnya ditutup paksa kalau tetap nekad jualan sampai tengah malam," tambahnya. (BANJARMASINPOST.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved