Ramadhan Zaman Now

Serunya Berpuasa di Iowa Amerika Serikat, Puasa Hampir 17 Jam Tidur Hanya 3 Jam

Serunya Berpuasa di Iowa Amerika Serikat, Puasa Hampir 17 Jam Tidur Hanya 3 Jam

Serunya Berpuasa di Iowa Amerika Serikat, Puasa Hampir 17 Jam Tidur Hanya 3 Jam
istimewa
Reny Revariah, Mahasiswa S2 di Iowa State University, asal Banjarmasin bersama rekannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMES - Merayakan Ramadhan jauh dari keluarga mungkin bukan hal baru bagi saya. Tapi, menikmati Ramadan tanpa euforia dan tradisi-tradisi Ramadan lainnya seperti di Indonesia dan di kota asal saya di Banjarmasin, menjadi pengalaman pertama saya sejak menginjakkan kaki di Amerika Serikat.

Sebetulnya, ada beberapa hal yang saya sudah antisipasi jauh-jauh hari sebelum memasuki bulan Ramadan. Jadi, bisa dibilang, ada rasa campur aduk antara astusias dan khawatir.

Satu hal yang saya antisipasi adalah bagaimana caranya agar tidak cepat lapar dan haus dengan durasi puasa hampir 17 jam, terutama karena saya harus tetap aktif selama summer semester.

Jadi, sehari sebelum Ramadan, saya dan teman sekamar pergi ke grocery store untuk melengkapi sayuran dan buah-buahan, termasuk juga makanan yang mengandung protein untuk sahur.

Baca: Jadwal Imsak & Subuh Hari ke-25 Ramadhan, Minggu 10 Juni 2018 Jakarta, Surabaya, Bandung dan Lainnya

Sebagai penduduk Midwest, dimana musim dinginnya sangat dingin dan musih panas sangat panas, menjalankan ibadah puasa di musih semi (spring) bukan hal yang berat. Terlebih lagi, ruangan dan bus semuanya menggunakan AC dan kampus saya juga sangat rindang.

Tapi, tetap saja rasa khawatir untuk berpuasa lebih lama dari biasanya di Indonesia, membuat Ramadan kali ini saya persiapkan dengan baik. Tentunya, dengan berpuasa lebih panjang, artinya ini juga akan sediki tmempengaruhi jam tidur.

Pada umumnya, saya hanya bisa tidur malam sekitar 3 jam, dan siangnya saya harus kuliah yang membuat saya juga sulit untuk bisa menambah jam tidur di siang hari.

Sangat jelas bahwa hal-hal yang menjadi ciri khas Ramadan di Indonesia itu tidak didapatkan di sini, seperti iklan sirup, spanduk atau iklan yang mengucapkan “Selamat menunaikan ibadah puasa.

Baca: Kontrak Tak Diperpanjang Pesbukers, Shaheer Sheikh Pamit ke Vega Dkk Pulang ke India, Ayu Ting Ting?

”Salah satu hal yang dirindukan juga adalah siaran langsung sidang Isbat, dimana warga ramai membicarakan Hilal dan kapan hari pertama puasa.

Berada di lingkungan kampus dengan kawan-kawan dari berbagai negara dengan agama yang berbeda-beda, saya mendapatkan pengalaman unik. Sebelum hari pertama puasa, saya berkunjung ke apartment salah satu kawan dari India.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved