Mobil Kebanggaan Malaysia Proton Dibeli China, Ini yang Akan Dilakukan Mahathir

Di era kepemimpinan Mahathir Mohamad Malaysia pernah meluncurkan produk mobil nasional dengan nama Proton.

Mobil Kebanggaan Malaysia Proton Dibeli China, Ini yang Akan Dilakukan Mahathir
thestar.com
Proton merilis produk barunya, Suprima S, Rabu (30/10/2013) malam ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TOKYO - Di era kepemimpinan Mahathir Mohamad Malaysia pernah meluncurkan produk mobil nasional dengan nama Proton.

Mobil tersebut cukup membanggakan karena cukup terkenal di masyarakat Malaysia.

Bahkan sebagian sempat ke negara-negara tetangga.

Namun kini Proton sudah bukan milik Malaysia lagi, melainkan dibeli sebuah perusahaan otomotif China.

Baca: Link Live Streaming Senegal vs Korea Selatan Ujicoba Jelang Piala Dunia 2018 Malam Ini

Baca: Niat Zakat Fitrah Lebaran Idul Fitri 2018 dan Ketentuannya

Baca: Pengacara Senior Asal Kalsel Temui Habib Rizieq di Tanah Suci, Ungkap Hal Mengejutkan Ini

Baca: VIDEO: Penjelasan Kapolda Kalsel Soal Mayat Dalam Box, Ungkap Status Wanita dan Kejiwaan si Pembunuh

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan niatnya untuk mendirikan perusahaan mobil nasional yang baru, mengingat perusahaan asal China Zhejiang Geely Holdings telah membeli Proton.

Proton merupakan produsen mobil Malaysia yang dibentuk pada 1983 atas inisiatif dari Mahathir, saat menjabat sebagai perdana menteri kala itu.

"Mobil nasional harus dimiliki rakyat Malaysia. Perusahaan itu telah dijual ke perusahaan China, itu tidak lagi jadi mobil nasional," katanya di depan Konferensi Masa Depan Asia ke-24 di Tokyo, Jepang, Senin (11/6/2018).

Dia mengatakan, ambisinya untuk meluncurkan mobil nasional lainnya akan berkolaborasi dengan mitra di Asia termasuk Thailand, Jepang, China, dan Korea Selatan.

"Saya yakin, kami punya kemampuan untuk menghasilkan mobil berkualitas baik yang dapat dijual ke seluruh dunia. Kami ingin akses ke pasar dunia," ucap pria berusia 92 tahun tersebut.

Pada kesepakatan tahun lalu di masa pemerintahan Najib Razak, Geely membeli 49,9 persen saham Proton yang sedang dilanda masalah.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help