Banjarbaru Berinovasi

Penting! Ini Soal Pelayanan Kesehatan di RSD Idaman Selama Libur Panjang

Walikota banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan untuk pelayanan kesehatan sebagai tugas untuk melayani masyarakat RSD Idaman

Penting! Ini Soal Pelayanan Kesehatan di RSD Idaman Selama Libur Panjang
Humas Pemko Banjarbaru
Momen ramadan Walikota Nadjmi Adhani menengok pasien di Rumah sakit idaman . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Walikota banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan untuk pelayanan kesehatan sebagai tugas untuk melayani masyarakat RSD Idaman Kota Banjarbaru tetap buka di hari raya idul fitri begitu juga dengan puskesmas.

"Karena sakit itu tidak kenal libur, maka dengan banjarbaru melayani RSD idaman dan juga puskesmas akan tetap buka. rsd idaman akan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan perlengkapan alat medis. tidak lain upaya ini kita lakukan hanya untuk melayani masyarakat banjarbaru," katanya.

Kepala bagian tata usaha RSD Idaman Kota Banjarbaru Muhammad firmansyah mengatakan rumah sakit tetap akan melayani pasien jamkesda atau sktm selama cuti lebaran dengan hanya membawa surat pengantar dari ketua RT tapi setelah selesai masa cuti bersama pasien wajib mengurus sktm ke kelurahan dan dinkes untuk melengkapi dokumen ke RS.

"jadi bagi masyarakat banjarbaru tidak mampu tetap mendapat pelayanan dari rumah sakit, " katanya.

Secara lebih jelas Firmansyah mengatakan, bagian pelayanan poliklinik rawat jalan dan pelayanan administrasi tutup dari tanggal 11 Juni sampai dengan 20 Juni 2018, pasien gawat darurat tetap dilayani seperti biasa dan bagi pasien non gawat darurat dapat memanfaatkan layanan di IGD baik pasien JKN, umum, maupun jaminan kesehatan lainnya.

"Pelayanan poliklinik rawat jalan dan pelayanan administrasi perkantoran tutup. pelayanan pasien emergency dan non emergency dilayani di IGD baik umum , JKN maupun jaminan kesehatan lainnya," katanya.

Bagi pasien jamkesda tetap dilayani dengan melengkapi pengurusan berkas. untuk pengurusan kelengkapan berkas harus dilakukan oleh keluarga pasien tanggal 21 Juni - 22 Juni 2018. Apabila pasien tidak mengurus maka rumah sakit berhak memberikan tarif sebagai pasien umum. (*/aol)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved