Kriminalitas Banjarbaru

Heboh Beredar CCTV Mantan Karyawan Todong Rekannya di Indomaret Sungai Besar, Minta Uang

Kehebohan terjadi di sebuah minimarket di kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru,

Heboh Beredar CCTV Mantan Karyawan Todong Rekannya di Indomaret Sungai Besar, Minta Uang
Nia kurniawan
Anggota Satlantas Polres Banjarbaru mengamankan pelaku penodongan di Indomaret Sungai Besar, Senin (11/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kehebohan terjadi di sebuah minimarket di kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Senin (11/6/2918) siang.

Seorang pemuda tampak dikelilingi anggota polisi satlantas Polres Banjarbaru.

Sebelumnya beredar rekaman CCTV dan video penangkapan pelaku penodongan yang menyamar sebagai karyawan Indomaret dibekuk cepat Satlantas Polres Kota Banjarbaru itu.

Pada rekaman CCTV tampak pelaku mengenakan helm warna merah, mengejar korban.

Pelaku membawa pisau sambil memberi isyarat agar korban tidak berisik, terus mengejar hingga ke bagian gudang.

Sementara pada rekaman video yang beredar di media sosial, saat pelaku diamankan petugas tampak pemuda itu dimintai keterangan dan hanya bisa pasrah, ditanyai petugas. Untung anggota satlantas polres Banjarbaru sigap ketika menerima laporan dari masyarakat.

Informasi terhimpun pemuda yang diduga pelaku itu yakni seorang pria berusia sekitar 20 tahun berinisial FA, warga jalan gotong royong ujung Banjarbaru Utara.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasatlantas Polres Banjarbaru AKP Gustaf Adolf membenarkan perihal kejadian itu.

"Betuk tadi kita di lapangan menerima laporan dari masyarakat," katanya.

Terpisah, Andhika Artha Pawitra Sukma, Deputy Branch Manager Administration Indomaret Kalselteng ketika dikonfirmasi mengatakan jika terkait kejadian itu pelaku merupakan mantan karyawan, sudah keluar bekerja dari November 2017.

"Dia datang ke toko menggunakan seragam miliknya dulu yang belum dikembalikan dan masuk ke toko mengaku karyawan perbantuan dan langsung menodongkan pisau ke personil toko untuk meminta uang yang ada di toko. Jadi korban bukan konsumen tapi yang benar korban adalah karyawan toko," katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help